LOMBOK – Ketua DPRD Lombok Tengah, Lalu Ramdan menampung banyak aspirasi masyarakat yang meminta perbaikan jalan dan pengadaan penerangan jalan umum (PJU). Apalagi kondisi infrastruktur di daerah pilihnya di Kecamatan Pujut dan Praya Timur masih memprihatinkan.
“Kalau di selatan ini rata – rata ruas jalan dan sekian ruas jalan yang belum tertangani mayoritas di wilayah selatan, baik ruas jalan desa ke desa, maupun kampung ke kampung. Kemudian lampu lampu jalan juga jadi aspirasi yang disampaikan masyarakat,” katanya kepada Koranlombok.id, Rabu 10 Juni 2026.
Selain itu masyarakat juga meminta didukung dalam bidang perternakan ayam petelur dan ayam pedaging serta lainnya agar bisa terserap dalam program makan bergizi gratis (MBG).
Sementara itu di bidang kesehatan ucapnya karena masyarakat tercover dengan universal health coverage (UHC) BPJS Kesehatan, dirinya mengaku belum banyak mendapatkan permintaan aspirasi masyarakat di bidang itu, begitu juga di bidang pendidikan.
“Rata-rata reses kita ini langsung ke masyarakat jadi belum ke PGRI, belum ke Persatuan Perawat Indonesia, tentu kalau kita kumpulkan teman – tema itu tentu beda lagi dan reses kemarin cuma ke kelompol tani dan kelompok ternak,” ucapnya.
Diketahui topografi wilayah pertanian di selatan rata – rata mengandalkan pengairan tadah hujan dan saat ini diprediksi wilayah NTB mengalami kemarau panjang atau El-Nino, namun soal ini karena pengadaan sumur bor telah disepakati tidak ada lagi dianggarkan melalui dana pokok pikiran pada anggaran 2027 sehingga permintaan tersebut masih belum bisa diakomodir.
Sedangkan terkait permintaan masyarakat soal perbaikan sistem irigasi ucapnya belum ada, penyelesaian masalah tersebut lebih lanjut ungkap Ramdan butuh sinergitas antara Pemkab Lombok Tengah dan Pemprov NTB.
“Kita sampaikan perbaikan irigasi yang ada, toh pun jika irigasinya bagus juga sumber air yang tidak ada dan hal ini butuh diskusi panjang soal itu,” ungkapnya.(nis)







