Pathul Respons Penolakan Warga Lingkar Bendungan Batujai

oleh -307 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri.

 

 

LOMBOK – Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri menanggapi adanya penolakan warga lingkar Bendungan Batujai terhadap pembangunan pusat terminal penerbangan pesawat air khusus pariwisata.

 

“Kan makanya belum, jangan bergerak lebih jauh tapi secara AMDAL juga belum kan,” tegas Pathul kepada media di Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kamis 2 Juli 2026.

Baca Juga  Kepala Lapas Selong Klarifikasi Kabar Penyelundupan Narkoba

Disampaikan bupati, terkait perizinan investasi oleh PT Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMAN AIR) sekarang masih bergulir di Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR.

 

Pathul memastikan pemerintah kabupaten akan turun melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait investasi yang akan dilakukan oleh PT AMAN nantinya.

“Ya pasti (sosialisasi, red), ini kan kita masih ikhtiar,” katanya.

Baca Juga  Setengah Miliar untuk Revitalisasi Kota Tua Ampenan

 

Sebelumnya, warga bersama nelayan lingkar Bendungan Batujai melakukan deklarasi penolakan. Mereka khawatir dengan adanya pembangunan di Bendungan Batujai bakal menggangu mata pencaharian warga dan nelayan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Nelayan Pade Genem, Beni Kuspandi saat deklarasi, Rabu 1 Juli 2026.

 

“Kekhawatiran kami jika seaplane ini dibangun maka mata pencaharian kita bisa hilang,” katanya.

Baca Juga  Bawaslu Temukan Lima Kasus Pelanggaran di Lotim

Kata Beni, pihaknya bersama masyarakat tujuh dusun di sekitar Bendungan Batujai menyatakan menolak adanya seaplane tersebut. Pihaknya meminta pemerintah melakukan sosialisasi.

“Kami mohon pemerintah turun dan bersosialisasi kepada masyarakat untuk membahas pembangunan ini serta solusi yang diberikan,” pintanya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.