Bandel! 13 Siswa SMAN 3 Praya Tidak Naik Kelas

oleh -2914 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID/ Ini SMAN 3 Praya.

 

 

LOMBOK — Setidaknya 13 siswa SMA Negeri 3 Praya, Lombok Tengah pindah sekolah setelah sebelumnya dinyatakan tidak naik kelas akibat melakukan sejumlah pelanggaran. Mereka pindah berdasarkan tindak lanjut dari proses pembinaan dan penanganan disiplin yang dilakukan pihak SMAN 3 Praya.

 

Kepala SMAN 3 Praya, Baiq Napsah mengungkapkan bahwa 13 siswa tersebut sering melakukan pelanggaran tata tertib sekolah.

“Kalau beritanya kan dipindahkan di situ, nggih. Tetapi bukan dipindahkan, ini keputusan dewan guru waktu rapat kenaikan kelas jika 13 anak tidak naik kelas sering melakukan pelanggaran kedisiplinan, perilaku, dan nilai tidak tuntas serta kedapatan merokok juga,” ungkapnya, Senin 27 Juli 2026.

 

 

Baca Juga  Pelaku Perusakan Proyek Pembangunan TK Negeri 14 Pujut Dilaporkan ke Polisi

Dia menegaskan, keputusan tidak menaikkan kelas 13 siswa ini diambil berdasarkan rapat serta pertimbangan bersama para guru hingga muncul perdebatan waktu rapat kenaikan kelas. Namun kebijakannya ada pada waktu rapat bersama dewan guru.

 

“Kemudian pihak sekolah memberikan dua opsi yaitu tinggal kelas atau jika ingin naik kelas bersyarat harus pindah ke sekolah lain,” beber Napsah.

 

 

 

 

Katanya, 13 siswa yang tidak naik kelas merupakan siswa kelas X dan XI. Napsah menyebutkan, pihak sekolah sering memberikan teguran kepada 13 siswa yang tidak naik kelas, namun mereka selalu mengabaikan peringatan dan teguran.

 

“Sempat juga dilakukan kunjungan ke rumah para siswa ini bahkan orang tuanya sudah menandatangani surat perjanjian jika anaknya mengulangi kesalahan lagi maka tidak usah dinaikkan,” cerita Napsah.

Baca Juga  Reaksi Mantan Ketua KPU Loteng Pasca Komisioner Dilaporkan ke DKPP

 

Terkait opsi pindah sekolah, Napsah menegaskan para siswa ini sudah mendapatkan sekolah baru kemudian sekolah juga membuat surat rekomendasi ke sekolah baru.

Dikpora NTB Turun ke SMAN 3 Praya

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Provinsi NTB, Syamsul Hadi mengungkapkan tujuan pihaknya ke SMAN 3 Praya untuk melakukan pembinaan, pengawasan, serta mengklarifikasi duduk perkara terkait pengaduan masyarakat dan pemberitaan di media.

 

“Tentu media juga sudah tahu, maka kemudian kita harus turun untuk melakukan satu apa namanya, ingin mendapatkan penjelasan sebenarnya duduk perkara persoalannya seperti apa?,” katanya, Senin 27 Juli 2026.

Baca Juga  Hilang 2 Hari, Balita Ini Ditemukan Sedang Gigit Batu di Saluran

 

 

Ia mengatakan terkait persoalan siswa yang diberitakan sebenarnya sudah selesai melalui musyawarah. Untuk ketiga belas siswa tersebut telah pindah sekolah.

Dia juga memastikan bahwa pihak sekolah sudah melakukan berbagai upaya maksimal seperti pembinaan dan pembimbingan. Namun, berdasarkan rapat dewan guru, para siswa tersebut tidak memenuhi kriteria kenaikan kelas.

 

 

Agar tidak terulang kembali, Syamsul menghimbau agar Sekolah lebih mengintensifkan pengawasan dan pembinaan serta mendorong mitigasi dan pencegahan awal terhadap potensi kenakalan remaja agar proses belajar anak-anak tidak terhambat dan mereka bisa menamatkan pendidikan hingga selesai.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.