Sorotan SMPN 5 Praya Timur, Bupati Pathul: Menurut Dinas Pendidikan Tidak Ada Persoalan!

oleh -100 Dilihat
FOTO ANIS JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Di dalam area SMP Negeri 5 Praya Timur terlihat siswa sedang bermain dan atap bangunan sudah roboh.

 

 

LOMBOK – Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri akhirnya buka suara terkait pemanfaatan lahan di SMP Negeri 5 Praya Timur yang kini dijadikan sebagian menjadi lokasi dibangunnya gerai gedung Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDMP). Orang nomor satu di Lombok Tengah itu menegaskan, pembangunan gedung koperasi tersebut tidak merusak fasilitas sekolah maupun membongkar bangunan laboratorium seperti isu yang beredar belakangan ini.

 

 

 

“Ndak, ndak, ndak bukan ruang lab, anda (wartawan,red) salah membaca itu merupakan lahan pemerintah kabupaten yang dihajatkan untuk SMP itu menurut Dinas Pendidikan kalau diambil untuk kebutuhan KDKMP tidak ada persoalan, hanya saja yang menurut teman-teman itu merupakan lab tapi ternyata bukan ,” tegas Pathul kepada media, Jumat 14 Agustus 2026.

Baca Juga  Kisah Muhammad Najib, dari Timses Caleg Kini Dilantik Menjadi Anggota DPRD

Pathul menjelaskan, lahan yang diperuntukkan bagi pembangunan KDMP tersebut merupakan lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah. Berdasarkan laporan dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan, penggunaan sebagian lahan Pemkab tersebut sama sekali tidak mengganggu aktivitas sarana pendidikan yang ada.

 

“Menurut Dinas Pendidikan kalau diambil sekitar 12 are untuk kebutuhan koperasi desa merah putih kemarin laporannya tidak ada persoalan,” dalihnya.

 

 

 

Mengenai anggapan adanya bangunan laboratorium yang dirobohkan, Pathul membantah hal tersebut. Menurut pria sekaligus Ketua Partai Gerindra NTB ini, bangunan tua yang terletak di bagian belakang lokasi tersebut bukanlah ruang laboratorium sekolah.

“Hanya saja ada bangunan di belakang itu yang menurut teman-teman itu adalah lab dan lain sebagainya, ternyata bukan, kan udah kesana ya,” tambahnya.

Baca Juga  Dewan Rifa’I Pastikan Anggaran untuk Gaji Calon PPPK Lombok Tengah Aman

Kata bupati, kondisi bangunan sekolah yang sudah cukup dimakan usia dan membutuhkan penataan ulang sebagaimana usulan dari pihak Kepala Sekolah, Pathul menjawab, nanti akan dicarikan solusi terkait penataan tersebut.

“Kalau usulan itu nanti kita laksanakan, kan kita bisa bangun. Masih ada sisa-sisa tanah di sana. Bukan kita mendiskreditkan orang per orang, tidak. Tapi harus mencari solusi dan alternatif terbaik untuk memberikan rasa aman dan nyaman akan mana pendidikan itu,” katanya.

 

Kemudian terkait dengan posisi gedung Kopdes yang berdiri megah persis di area depan sekolah dan masih menggunakan gerbang yang sama, bupati memastikan ke depan akan dilakukan penataan ulang akses jalan dan pembatasan area (pemagaran).

Baca Juga  Guru PAI Tuntut TPG Dibayar, Komisi IV Janji Koordinasi dengan Pusat

“Nanti ditembok, saya lihat di foto-foto yang dikirim oleh teman-teman nanti kita tembok supaya koperasi desa merah putih ini berada di sebelahnya, sekolah punya akses masuk sendiri. Nanti pasti ditata sedemikian rupa,” janjinya.

 

Pathul juga menegaskan bahwa bangunan koperasi yang sudah berdiri nanti akan dicari solusi. “Barang sudah jadi harus dipikirkan solusinya. Kalau barang sudah jadi kita robohkan kembali, itu tidak punya makna. Nanti ditata supaya tidak terganggu proses pembelajaran. Kami punya keyakinan tidak ada pemerintah yang ingin menyengsarakan rakyatnya,” katanya lagi.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.