Diklaim Pertama di Indonesia, Forum Siswa Desa Lahir di Desa Selebung Madani

oleh -744 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Foto bersama pasca deklarasi dibentuknya forum siswa desa di Desa Selebung Madani, Sabtu 7 Maret 2026.

 

 

LOMBOK – Diklaim pertama ada di Indonesia. Dimana sebuah inisiatif baru dalam gerakan pelajar lahir dari Desa Selebung Madani, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Para pelajar desa ini mendeklarasikan Forum Siswa Desa Selebung Madani (FORSISMA). Wadah ini sebagai kolaborasi siswa lintas sekolah yang digagas berbasis desa, sebuah konsep organisasi pertama di tanah air.

 

Kegiatan ini dirangkai dengan kegiatan Berbuka Bersama, yang dihadiri oleh Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTB, Kepala Desa Selebung Madani, Babinsa, Polmas, Ketua Karang Taruna, Ketua Yayasan Syafana Madani Center, Manajer Shipon Camp, Direktur Stadion Mini Soccer, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Selebung Madani, Ketua Komunitas Masyarakat Pemuda Peduli Sungai, Ketua PKK Desa Selebung Madani, dan 30 siswa siswi Desa Selebung Madani yang mendeklarasikan pembentukan Forum Siswa Desa Selebung Madani (FORSISMA) dengan jargon “Bersatu, Berprestasi, untuk Selebung Madani”. Kegiatan berlokasi di Aula Kantor Desa Selebung Madani, Sabtu, 7 Maret 2026..

 

FORSISMA dibentuk untuk menghimpun para pelajar asal Desa Selebung Madani yang menempuh pendidikan di berbagai sekolah, baik di tingkat SMP maupun SMA. Melalui forum ini, para siswa diharapkan dapat saling terhubung, berkolaborasi, serta membangun kepedulian sosial terhadap desa tempat mereka berasal.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Belum Dibangun, Bupati Pathul: Tinggal Satu Syarat

 

Ketua Umum terpilih Fickry mengatakan bahwa Forum Siswa Selebung Madani ini bukan sekadar organisasi, tetapi merupakan gerakan anak muda Desa Selebung Madani untuk masa depan yang lebih baik.

 

“Forum ini kita bentuk untuk mencetak pemimpin masa depan, sekaligus menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan gagasan dan mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda, termasuk pergaulan bebas dan pernikahan dini,” katanya dalam laporan.

 

Berbeda dengan organisasi pelajar yang selama ini umumnya berbasis sekolah, FORSISMA menghadirkan pendekatan baru dengan menjadikan desa sebagai basis gerakan. Para pelajar yang berasal dari satu desa, meskipun bersekolah di tempat yang berbeda, disatukan dalam satu wadah organisasi untuk membangun kegiatan sosial, pendidikan, dan pengembangan kepemimpinan.

 

Sementara, Ketua Karang Taruna Desa Selebung Madani Tomi Hasan Basri menyampaikan bahwa FORSISMA diyakini merupakan inisiasi yang pertama di Indonesia, karena forum ini tidak hanya dibentuk sebagai komunitas kegiatan pelajar, tetapi juga sebagai ruang belajar kepemimpinan dan pengabdian sosial bagi generasi muda desa.

Baca Juga  Kades Apresiasi Kegiatan yang Digelar Mahasiswa UIN Mataram di Desa Pengenjek

 

“Saya sudah cek di google bahkan di media social, belum ada Forum Siswa yang dibentuk, yang ada hanya Forum Anak. Oleh karena itu, saya meyakini bahwa ini adalah inisiasi yang pertama di Indonesia, dan saya sangat bangga kepada adik-adik ini,” kata Tomi.

 

Kepala Desa Selebung Madani Agus Kusumahadi menyambut baik lahirnya FORSISMA dan berharap forum ini dapat menjadi energi baru dalam mendorong peran aktif generasi muda dalam pembangunan desa.

 

“Kehadiran forum ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pelajar, masyarakat, dan pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih maju dan berdaya. Kami dari pihak desa akan mendukung penuh, dan nanti kami akan adakan musrembang khusus untuk anak-anak muda ini,” harapnya.

 

Dalam deklarasi ini, turut hadir Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Bajang Toni. Dia menyampaikan apresiasi kepada para pelajar dan pemerintah Desa Selebung Madani karena telah melahirkan gebrakan-gebrakan besar untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) ditingkat desa.

Baca Juga  Santri Dukung Ganjar Bangun Aula Rumah Tahfidz Alquran

“Untuk gebrakan-gebrakan yang dilakukan di Desa Selebung Madani, saya angkat topi, seperti yang disebutkan tadi ada stadion mini soccer yang sudah menghasilkan pendapatan asli desa, kemudian ada perpustakaan desa yang sudah mendapat juara kabupaten, bahkan ada spot camping ground juga. Ditambah Deklarasi FORSISMA ini memang betul-betul luar biasa. Semoga kita nanti bisa bersinergi antara FORSISMA dan LPA NTB untuk menjaga generasi muda. Selamat atas deklarasi Forum Siswa Desa Selebung Madani,” katanya.

 

Dengan semangat kolaborasi dan pengabdian, FORSISMA diharapkan tidak hanya menjadi wadah kegiatan pelajar desa, tetapi juga menjadi laboratorium kepemimpinan bagi generasi muda di masa depan. Kehadirannya bahkan berpotensi menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk membangun gerakan pelajar berbasis desa yang lebih terorganisir dan berkelanjutan.(adv)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.