LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Partai Nasional Demokat (NasDem), Ki Agus Azhar mendorong Bupati Lalu Pathul Bahri segera melakukan mutasi jabatan mengingat masih ada sepuluh OPD yang lowong.
Kata Agus, sebelumnya bupati telah mengungkapkan kepada DPRD akan menargetkan mutasi dilakukan pada bulan Februari dan Maret tahun 2026. Sehingga pelayanan tidak terganggu saat hari raya Idul Fitri tahun ini.
“Lombok Tengah ini sedikit tidak ada 10 OPD lowong dan sudah lama, kalau ini berlanjut sampai selesai lebaran bahaya apalagi Kepala Dinas Perdagangan tidak ada, Dinas Perhubungan tidak ada dan lain sebagainya,” ucapnya pada kepada Jurnalis Koranlombok.id, Rabu 4 Maret 2026.
Sambungnya, jika sejumlah OPD tersebut masih dipimpin oleh pelaksana tugas, hal tersebut dapat menjadi celah untuk melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan diatensi juga oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sehingga dirinya mewanti jangan sampai Pemkab melanggar aturan.
Ki Agus berharap nantinya PNS yang ditunjuk untuk mengisi jabatan eselon II tersebut merupakan orang yang ahli di bidangnya dan bila perlu yang masih berusia muda agar bisa lebih produktif memimpin instansi.
“Jadi SKPD itu akan amburadur jika dipimpin oleh orang yang bukan ahlinya, pilih yang muda kaena masih energic, kalau yang sudah tua biarkan jadi staf ahli atau asisten,” ucapnya.
Sementara itu dengan adanya skema manajemen talenta, menurutnya mutasi jabatan demi pembangunan dan pelayanan publik di Lombok Tengah kedepan akan semakin mudah karena kriteria kompetensi dan kinerja para pejabat tersebut dapat terukur.
Agus berharap pejabat yang terpilih nantinya kendati dihadapkan dengan persoalan efesiensi anggaran, namun tetap bisa berinovasi dan berkreasi memberikan pelayanan kepada masyarakat demi kemajuan pembangunan di Lombok Tengah.
“Ini kan setiap pribadi PNS itu dipantau kinerjanya dinilai kan bukan sehari dua hari tapi kan lama dengan melihat track record yang baik dan mudahan bisa profesional,” ucapnya.(nis)





