LOMBOK – Banjir semakin parah di wilayah Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Dilaporkan dua dusun di Desa Bangket Parak diantaranya, Dusun Cilukang dan Dusun Parak Leko terisolir malam ini. Dari Dusun Cilukang terdapat 72 kepala keluarga (KK) dan Parak Leko 52 KK. Warga sampai malam ini pukul 22.00 Wita masih bertahan tinggal di rumah masing-masing, kendati sebagian rumah sudah tergenang air. Belum lagi ditambah hujan masih turun di wilayah setempat malam ini.
“Dua dusun di Desa Bangket Parak terisolir,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, H. Ridwan Ma’ruf yang dihubungi jurnalis Koranlombok.id, malam ini.
Sementara di Kecamatan Praya Timur terdapat 142 KK di Desa Bilelando terdampak banjir. Demikian juga di Desa Kidang 26 KK. Namun warga masih bertahan di rumah, belum ada yang mau dievakuasi.
“Ini sesuai informasi dari kepala desa langsung,” katanya.
Selanjutnya di Dusun Bumbang Desa Mertak, Kecamatan Pujut ada yang kenak dampak banjir. Namun data BPBD belum falid.
“Kondisi air ini turun naik,” tuturnya.
Ridwan mengaku pihaknya bersama pemerintah desa, Pol PP, dinas terkait sudah turun menyalurkan bantuan makanan. Termasuk karpet.
“Kalau dari kami tetap stanby, siap saja kapan warga mau dievakuasi,” terang dia.
Sementara malam ini, BPBD bersama pihak terkait akan membahas soal status kebencanaan di Lombok Tengah. Tapi melihat kondisi air yang turun naik, bisa saja besok (Senin 26/12) status dinaikan menjadi siaga bencana.
Disamping itu, untuk wilayah Desa Kuta, Desa Sukadana pihaknya belum dapat informasi falid. Malam ini, tim masih terus memantau dan monitor semua wilayah.(ken)






Response (1)