Diduga Mabuk, Pria di Desa Kawo Nyaris Diamuk Warga

oleh -2162 Dilihat
FOTO SCREENSHOT VIDEO Puluhan warga Desa Kawo, Kecamatan Pujut saat mengejar terduga pelaku, tadi malam Pukul 20.30 Wita.

LOMBOK – Seorang pria inisial J usia 46 tahun asal Desa Kawo, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah nyaris digebuk warga setempat karena diduga hendak memeluk anak gadis.

banner 1080x1350

Informasi yang diterima, tadi malam (5/6/2023) sekitar Pukul 20.30 Wita J diduga dalam kondisi dibawah pengaruh minuman keras. Dia kemudian masuk ke salah satu rumah warga dan hendak memeluk anak gadis pemilik rumah. Mengetahui kejadian ini, keluarga korban dengan sepontan marah dan nyaris menghabisi pelaku di tempat kejadian.

Baca Juga  Polemik Pembagian Air, Komisi III DPRD Bakal Jembatani Distan ke BWS NT I

Tidak hanya itu, warga sekitar yang mengetahui turut berhamburan keluar. Massa juga ikut-ikutan emosi dan mengejar pelaku. Beruntung pihak kepolisian segera turun ke lokasi.

Kapolsek Pujut IPTU Samsul Bahri mengatakan pelaku sudah dievakuasi. Kapolsek tidak bisa bicara panjang lebar, namun ia memastikan kasus ini akan segera dirilis humas.

Baca Juga  Minta Istri Orang Bugil, Kades Ungga Menolak Sumpah Alquran

“Betul, tunggu saja informasi dari humas kita ya,” kata singkat kapolsek via ponsel.

Sementara Kasi Humas Polres Lombok Tengah, IPTU Hariono yang dikonfirmasi membenarkan jika J sudah diamankan di polres. Pihaknya belum mengetahui pasti apa sebenarnya yang terjadi.

Baca Juga  Otsuka Bersama Wamenpar Buka Kick Off Program Eco Village di Sade

“Baru diamankan biar ngak diamuk warga saja,” terangnya.

Saat ini J masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik polres. Dirinya tidak bisa menjelaskan detail agar tidak salah-salah dalam memberikan keterangan.

“Belum ada rilisnya, nanti ngeh,” katanya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.