Bupati Pathul Larang Ada Atribut Partai di Aksi Bela Palestina

oleh -2584 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri dan Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat saat jumpa pers, Jumat (17/11/2023).

LOMBOK – Bupati Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri dengan tegas melarang ada bendera dan atribut partai politik di acara Aksi Bela Palestina yang bakal diikuti puluhan ribu orang di Alun-alun Tastura, Minggu (19/11/2023).Ditegaskan bupati, dalam Aksi Bela Palestina ini diundang seluruh pimpinan partai politik di Lombok Tengah bahkan masyarakat umum.

“Ini murni kemanusiaan,” tegasnya kepada awak media di lobby Kantor Bupati Lombok Tengah, Jumat (17/11/2023).

Politikus Partai Gerindra ini mengungkapan, dalam acara Aksi Bela Palestina tersebut sebagai bentuk keperdulian sosial masyarakat Kabupaten Lombok Tengah terhadap masyarakat Palestina. Sedangkan aksi ini bakal diisi dengan kegiatan doa bersama dan pengumpulan donasi di lokasi.

Baca Juga  Dewan Muhalip Minta Pemkab Gercep Atasi PMK di Bilebante

Ditambahkan Pathul, pihaknya memperkirakan acara ini akan diikuti oleh ribuan orang yang terdiri dari kalangan ASN sekitar 12 ribu orang, unsur aparatur desa sekitar 800 orang, Badan Keamanan Desa (BKD) dan kelurahan sekitar 3.000 orang, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) sekitar 2.000 orang dan kader posyandu sekitar 9.000 orang dan pihak lainnya.

“Nanti ada acara penyampaian deklarasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang teknis telah kita atur dibelakangnya berdiri rekan-rekan dari agama lain. Itu murni bukan hanya berbicara tentang agama tapi kemanusiaan,” katanya lagi.

Baca Juga  Tak Kunjung Ditata, Dewan Rekomendasikan Penataan Fasilitas Olahraga di Praya

 

Di lokasi yang sama, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Iwan Hidayat mengatakan pihaknya akan menurunkan 500 personel lebih untuk penjagaan keamanan dan ketertiban dan akan melakukan rekayasa arus lalu lintas.

 

“Tidak ada tendesi politik di hari minggu, murni kemanusiaan dan dihadiri oleh Forum Umat Kerukunan Beragama seperti ulama dan pendeta untuk melakukan doa bersama,” kata kapolres.

Baca Juga  Kadinkes Loteng: Program Cek Kesehatan Gratis untuk Melawan Beban Ganda Penyakit

Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan yang kontra produktif seperti pembakaran bendera Israel, karena dapat mempengaruhi kondusifitas aksi yang digelar.

Selain itu ia mengajak kepada masyarakat yang hendak mengikuti acara tersebut untuk berdonasi seikhlasnya, dirinya juga berharap dengan adanya kegiatan ini Lombok Tengah diberkahi dan dapat aman dan kondusif hingga akhir Pemilu 2024.

“Karena melibatkan banyak massa kami sampaikan dan telah kami diskusikan dengan bupati, kita sama-sama menjaga kondusifitas,” tegasnya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.