LOMBOK – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah, Hendry Harliawan menegaskan logistik Pemilu untuk Dusun Kadek, Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut telah dikirim. Kendati sebelumnya warga Dusun Kadek sempat menyampaikan ancaman akan golput buntut dari kasus penusukan Amaq Alus warga setempat hingga tewas.
“Sudah kami koordinasi dengan Pak Kapolres untuk antisipasi hal tersebut, Insyaallah tidak ada penolakan dan sudah clear masyarakat akan memilih,” tegasnya kepada media di eks Aerotel Praya, Senin (12/1/2024).
Ia menyampaikan, pendistribusian logistik dan keamanan selama hari pemilihan diharapkan Hendri kondisi aman. Hal ini karena sejumlah pihak telah berkomitmen menjaga kondusifitas seperti pihak kepolisian dan pemerintah desa.
“Bisa dipastikan secara kondusifitas sudah aman dan Bapak Bupati sudah menyampaikan kedua belah pihak,” bebernya.
Sementara itu pihaknya mulai hari ini (Senin, red) mendistribusikan logistik untuk Pemilu sebanyak 16.580 kotak suara menuju masing-masing desa di wilayah Lombok Tengah.
Untuk wilayah terdekat pihaknya melakukan empat kali pengiriman, sementara untuk wilayah jauh dua kali pengantaran dengan 64 armada truk.
Sedangkan untuk bilik suara dan logistik lainnya yang tidak dimasukkan dalam kotak suara telah didistribusikan pihaknya pada tanggal 7 Januari 2024.
“Per TPS ada 5 bilik suara, 3316 TPS dikalikan 5 jadi 16.580 bilik suara,” bebernya.
Pihaknya menargetkan pagi hari ini (Senin, red) surat undangan sudah tersebar sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 66 Tahun 2024, sedangkan bagi pemilih yang telah meninggal dunia, tidak terdistribusi, dan tidak dikenal telah ada format tersendiri yang dicantumkan dalam berita acara pemberitahuan.
“Kita sudah instruksikan tadi malam agar tiap PPK, PPS sampai dengan KPPS itu untuk segera membuat berita acara pemberitahuan,” katanya.
Pihaknya membuat TPS khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Praya dengan jumlah DPT sebanyak 354 orang. Namun hal tersebut masih akan dipastikan pihaknya karena ada sejumlah narapidana yang direncanakan keluar sebelum waktu pemilihan.
Untuk petugas TPS khusus tersebut ucapnya berasal dari lingkungan sekitar dan petugas Lapas, kecuali untuk PTPS yang diambil dari luar Lapas.
“Untuk TPS khusus ini nanti tergantung dari pindah memilihnya, karena kami minta untuk di Lapas itu difasilitasi segera untuk pindah memilih,” jelasnya.(nis)






