Pembangunan Vila di Montong Ajan Diduga Tak Kantongi Izin, DPRD Turun Tangan

oleh -589 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Muslihin bersama OPD saat menerima hearing LSM Laskar NTB di Aula DPRD, Selasa (11/6/2024).

 

LOMBOK – Pembangunan vila oleh perusahaan PT. Invest Island di Dusun Sombeng, Desa Montong Ajan, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah diduga tidak mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Persoalan kemudian dibawa ke meja DPRD setempat oleh warga bersama LSM Laskar NTB, Selasa (11/6/2024) siang.

Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Muslihin yang menerima hearing tersebut menegaskan jika pihaknya akan turun besok (hari ini, red) Pukul 10.00. Ditegaskannya, jika setelah pihaknya mengecek apabila tidak memiliki PBG dewan berjanji akan menjatuhkan sanksi sesuai undang-undang berlaku.

Baca Juga  BNPT Akan Kontrol Masjid, Dewan Supli: Saya Menolak!

Disampaikan, kata Muslihin, sebelumnya pasti DPRD dan Pemkab memberikan teguran secara tertulis atau bahkan penghentian sementara proses pembangunan sampai izin PBG keluar.

 

“Makanya kita akan turun dulu mengecek agar tidak salah, siapa tau ternyata kan perusahaan memiliki izin PBG,” ungkapnya kepada jurnalis Koranlombok.id.

Ia menyebutkan, investor bagi kemajuan Lombok Tengah dapat mempengaruhi pendapatan daerah serta dapat meningkatkan lapangan pekerjaan. Akan tetapi semua investor perlu menuruti peraturan dan perizinan yang ada. Apalagi pemerintah begitu mudah memberikan izin investasi.

Baca Juga  Pilkada Loteng, PKS Masih Kaji Dampak Pemilu Brutal

“Jangan sampai mengharapkan pendapatan daerah malah kita kita biarkan mereka juga seenaknya, kan juga itu gak bagus,” tegasnya.

Dalam hearing, Ketua LSM Laskar NTB, Agus Setiawan meminta klarifikasi kepada pihak PT. Invest Island yang mereka duga tak mengantongi izin PBG dalam membangun vila. Selain itu diduga telah mencatut nama Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri untuk mendirikan vila di Desa Montong Ajan.

Agus juga meminta Satpol PP tegas menegakkan Perda dan aturan daerah lainnya terkait para pemilik bisnis yang tidak memiliki izin.

Baca Juga  DPRD Loteng Gelar Halal Bihalal, Begini Pesan Bupati Pathul

“Kita meminta DPRD memberikan rekomendasi terkait pembangunan vila ini ,” desaknya.

 

Sementara perwakilan dari PT. Invest Island, Anton menegaskan bahwa perusahaan mereka hanya memiliki izin di Dusun Torok dan bukan di Dusun Sombeng.

Anton mengatakan terkait tuduhan pencatutan nama Bupati Lombok Tengah ditegaskannya tidak pernah dilakukan oleh pihak perusahaan.

“Terkait perizinan dan apapun bisa dicek, kita tidak ada melakukan pembangunan di sana,” katanya tegas.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok.id merupakan salah satu media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok.id selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.