Tapera Beratkan Pekerja, DPRD Supli Sentil Pemerintah Pusat

oleh -955 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID Anggota DPRD Lombok Tengah / H. Ahmad Supli

 

LOMBOK – Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, H. Ahmad Supli mempersoalkan kebijakan pemerintah pusat. Apalagi sering mengabaikan masyarakat, salah satunya kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). Supli menentang kebijakan pemerintah pusat.

Politisi PKS ini mengatakan, jika menyediakan hunian adalah kewajiban pemerintah maka jangan dibebankan kepada pekerja, terlebih jika diterapkan di daerah-daerah yang memiliki upah minimum yang kecil.

Baca Juga  Reses di Tiga Desa, Dewan Sunting Buka Aspirasi Masyarakat

“Ayo pemerintah ini bahagiakan masyarakat gitu, jangan buat kebijakan yang menyusahkan,” tegasnya kepada Koranlombok.id, Selasa (25/6/2024).

Kendati dalam program tapera pekerja dikenakan pemotongan 2,5 persen dari total gaji yang diterima, namun jumlah tersebut dianggap berat apalagi jika gaji tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Selain itu karena Tapera baru bisa diambil saat pekerja memasuki usia pensiun, dana yang terkumpul menurut Supli tidak bisa sampai untuk membeli rumah.

Baca Juga  Ruslan – Gede Syamsul Kantongi B1KWK PPP

“Mungkin nanti cuma bisa beli kerupuk,” sindirnya.

 

Ia mengkaitkan atas keberhasilan dirinya melalui program Pokir telah berhasil membangunkan rumah layak huni bagi masyarakat, menurut dia hal tersebut juga bisa mudah dilakukan oleh pemerintah pusat.

Baca Juga  Paripurna, Bupati Pathul Beberkan Pokok Umum Perubahan APBD 2023

Selain itu dirinya juga menyentil pemerintah yang semakin membuat masyarakat muram karena harga sejumlah kebutuhan naik ditengah kisruh Tapera.

“Harga bahan bakar naik, listrik naik, pupuk, gula dan beras juga naik sampai tomat naik Rp. 50 ribu. Bagaimana bahagia masyarakat?,” katanya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.