Warga Mengungsi, Banjir di Desa Pajangan Setinggi Lutut Orang Dewasa

oleh -2468 Dilihat
FOTO ISTIMEWA FOR KORANLOMBOK.ID / Bhabinkamtibmas saat turun di Desa Pajangan, Kecamatan Kopang, Senin (9/12/2024) malam ini.

 

LOMBOK – Sejumlah rumah milik warga Dusun Dasan Baru, Desa Pajangan, Kecamatan Kopang, Lombok Tengah terendam banjir sampai setinggi lutut orang dewasa. Banjir disebabkan meluapnya air sungai di dusun setempat Senin, (9/12/2024) malam ini.

 

Kepala Desa Pajangan, Sahrianto mengatakan sementara ini pihaknya baru mendata sejumlah warga yang terdampak karena banjir.

Baca Juga  Viral Pernikahan Anak di Lombok, Dua Kali Dipisah Pemdes Akhirnya Angkat Tangan

“Ada dapur rusak, ada kandang ternak bebek dan ayam terendam air kan mati,” katanya kepada jurnalis koranlombok.id via sambungan telepon.

Sementara laporan yang diterima pihaknya, air mulai surut namun tak menutup kemungkinan karena kondisi hujan yang tidak bisa diprediksi air akan kembali meluap.

 

Baca Juga  Tempo Mendapat Kiriman Kepala Babi, Ditujukan untuk Host Bocor Alus Politik

“Sementara ini belum ada warga yang mengungsi, itu saja info yang dulu nanti berkembang lagi nanti tiang (saya, red) beritahu,” janjinya.

Sementara itu informasi yang diterima jurnalis koranlombok.id dari warga M. Irpan mengatakan, saat ini warga telah mengevakuasi sejumlah barang elektronik seperti TV, kulkas ke tempat yang lebih tinggi.

Baca Juga  Jaksa Beberkan Aliran Uang Dugaan Hasil Korupsi Dokter Muzakir Langkir

Beberapa kandang ternak milik warga juga dikatakannya hanyut karena luapan air sungai tersebut. “Ini warga sedang gotong royong mengamankan juga barang-barang elektroniknya, termasuk pakaian,” ceritanya.

 

Ditambahkan sumber itu, kurang lebih ada sekitar sepuluh rumah yang terendam banjir, terutama rumah yang berada di pinggir sungai.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.