LOMBOK – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Tengah menargetkan memperoleh 80 sampai 90 medali emas pada pekan olahraga provinsi (Porprov) NTB tahun 2026.
Jelang Porprov, KONI Lombok Tengah akan membuat satuan tugas (Satgas) pemusatan pelatihan daerah (Pelatda). “Nanti ada kolaborasi antar semua pihak, pendekatan sport science akan kita lakukan,” tegas Ketua KONI Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya usai menghadiri pembukaan IPSI Cup 4 di GOR Tastura, Praya, Senin (16/6/2025).
Kata Firman, sisa waktu delapan bulan jelang Porprov bagi setiap cabang olahraga (Cabor) dalam rangka mempersiapkan para atletnya yang akan bertanding.
Untuk teknis pelaksanaan pelatda, nanti tergantung dari masing-masing Cabor yang menaungi para atlete. Sementara KONI hanya menfasilitasi setiap kebutuhan mereka.
Dibeberkan Firman, berdasarkan hasil rapat kerja KONI Lombok Tengah, KONI menargetkan minimal bisa menduduki posisi ketiga dengan perolehan medali emas dari 50 Cabor. Sebab, sebelumnya Lombok Tengah memperoleh 40 medali emas dari 28 Cabor.
“Kita sedang menyusun jadwal untuk memastikan target-target ini bisa dipenuhi, nanti ada olahraga unggulan dan olahraga potensial sehingga kita fokus. Insyaallah kalau bisa semua cabor yang diperlombakan kita ikuti, tapi kita harus realistis juga bisa jadi cabor itu belum punya atletnya dan perlu disiapkan,” katanya.
Selain itu, KONI akan menggelar Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) sebagai ajang seleksi para atlet se – Lombok Tengah dengan venue pertandingan di setiap kecamatan yang ada sekitar bulan September dan Oktober 2025.
“Setiap event olahraga yang digelar bisa sebagai pusat keramaian pariwisata atau sport tourism,” tuturnya.
“Porkab kita sebar venue-venuenya di 12 kecamatan, sehingga 1,1 juta masyarakat merasakan euforia dan kemeriahan Porkab Lombok Tengah,” sambungnya.(nis)





