LOMBOK – Sosok kapten kapal viral yang diusir Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin muncul ke permukaan. Dalam wawancara dengan jurnalis Koranlombok.id, Bongar namanya menceritakan kronologi saat dirinya dan empat orang tamunya warga negara asing diusir bupati.
Bongar mengaku, selama menjadi kapten kapal dan pemandu wisatawan asing. Baru kali ini dirinya mendapatkan perlakuan kurang mengenakkan.
“Ya baru pertama kali ini, itu kejadiannya kemarin hari Selasa (17/6/2025). Pak Bupati bilang mana orang Lombok Tengah itu. Sana pulang, kenapa bawa tamu ke sini Lombok Timur, pulang sana,” cerita Bongar meniru perkataan bupati, Rabu (18/6/2025).
Diungkapkan Bongar yang merupakan warga Desa Awang Persiapan, setidaknya dua kali dirinya diminta pergi oleh bupati dan pihak yang ada di Teluk Ekas. Namun ia mengakui jika empat orang tamu yang dia bawa ke Ekas untuk berselancar menolak pergi.
“Karena kami baru sampai 5 menit, bule-bule itu bilang tidak mau padahal saya panggil beberapa kali,” katanya.
Kata Bongar, atas kejadian ini ada warga di Awang yang marah setelah melihat video yang viral. Apalagi menyebutkan orang Lombok Tengah.
“Saya juga tidak menyangka bisa seperti ini (viral, red),” tuturnya.
VIDEO WAWANCARA EKSKLUSIF :





