Diprank Oknum Panitia Fornas, Pelaku Transportasi Demo Depan Bandara Hari Ini

oleh -1553 Dilihat
FOTO DIKI WAHYUDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Aktivitas kendaraan keluar masuk di Bandara Internasional Lombok.

 

 

 

LOMBOK – Gegara diprank oknum panitia festival olahraga masyarakat nasional (Fornas) 2025. Pelaku usaha transportasi lokal akan melakukan aksi demo, Senin (21/7/2025) pagi ini di depan pintu keluar dan masuk Bandara Internasional Lombok.

 

Sebelumnya pada Jumat sore pekan lalu, sejumlah pelaku usaha transportasi lokal melakukan aksi penolakan NTB menjadi tuan rumah Fornas 2025. Mereka aksi di area  penjemputan penumpang di Bandara Internasional Lombok.

Dalam aksinya, pelaku transportasi membawa spanduk penolakan Fornas 2025 di NTB. Ada juga spanduk bertulis meminta dilibatkan pelaku transportasi lingkar bandara pada semua event pemerintah.

Baca Juga  Ancam Bunuh Istri, Nyawa Suami Melayang di Tangan Kakak Ipar

“Hari ini juga akan kami turun aksi, kalau Jumat sore itu di dalam teman-teman aksi,” ungkap Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Lombok Tengah, H.Lalu Basir kepada Koranlombok, tadi malam.

 

Disampaikan Basir, untuk aksi hari ini jam 9 akan dilakukan oleh lima pelaku usaha transportasi lokal lingkar bandara. Mereka aksi karena merasa kesal dengan ulah oknum panitia Fornas.

“Kami meminta panitia Fornas berikan kami peran dan libatkan kami,” tegasnya.

Dikatakan Basir, ada lima lembaga yang dibohongi oknum panitia Fornas. Ada BIL lokal transport, Koperasi KSU Mandalika, KSU, Darma Lestari, Rinjani dan Koperasi Lombok Baru.

Baca Juga  Pelajar SMA Terseret Ombak di Pantai Ketapak Ditemukan Meninggal Dunia

Dijelaskan dia, aksi ini akan dilakukan buntut dari janji palsu diberikan oknum panitia. Saat itu panitia meminta kepada pihaknya untuk menyiapkan 100 unit Avanza kebutuhan event Fornas 2025. Setelah itu menyusul draf juga dikirim panitia kepada pihaknya dan hanya tiga hari apa diminta panitia dipenuhi. Lanjut cerita, kata Basir, pihaknya kemudian menyerahkan proposal ke panitia namun di sana tiba-tiba disampaikan tidak ada kebutuhan kendaraan untuk Fornas. Di lokasi mereka kemudian marah besar karena merasa dibohongi.

Baca Juga  Tiga Kecamatan Terdampak Cuaca Ekstrem di Lombok Tengah, Satu Jembatan Putus

“Makanya sekarang kami minta mereka yang menjelaskan ke lapangan,” pintanya.

Basir curiga ini ada permainan. Sebab, saat mengetahui pihaknya marah dan akan melakukan aksi. Oknum panitia kembali memberikan tawaran menyiapkan 30 unit kendaraan, bukan 100 unit. Negosiasi pun berlangsung di Mataram namun tidak menemukan titik terang.

“Dari 230 unit, turun ke 17, 20 dan dari 30 turun lagi menjadi 29 saat negosiasi. Kami curiga barang ini ada cuma dipermainkan,” yakinnya.(red)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.