DOMPU – Puluhan mantan narapidana terorisme (Napiter) bersama tokoh agama dan masyarakat mendeklarasikan cinta NKRI. Momen deklarasi ini dilakukan satu hari sebelum memperingati 17 Agustus 2025. Tepatnya, Sabtu (16/8/2025) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Dompu.
Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta yang berlangsung secara sukarela dengan semangat persatuan. Di lokasi acara deklarasi hadir Sekda Dompu Gatot Gunawan, mewakili Bupati Dompu, Kepala Kemenag Dompu H. Burhanuddin, Kaban Kesbangpoldagri Dompu Ardiasyah, Kasdim Dompu Kapten Usman mewakili Dandim 1614, Kasat Binmas Polres Dompu AKP H. Makhrus mewakili Kapolres, Ketua MUI Dompu Abubakar dan perwakilan Forum Umat Islam (FUI) Dompu.
Penggagas acara Ustadz Muslamin menyampaikan bahwa deklarasi ini bertujuan mengikis kecemburuan dan kecurigaan antara mantan napiter dengan negara.
“Kami ingin selaras dengan NKRI, Pancasila, dan UUD 1945. Acara ini wujud komitmen kami untuk tidak lagi terjebak dalam paham radikalisme dan terorisme,” katanya dalam rilis resminya.
Sementara, Sekda Dompu Gatot Gunawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Dia menegaskan deklarasi bukan sekadar formalitas, tetapi harus diwujudkan dengan aksi nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemerintah Daerah Dompu mendukung penuh langkah ini sebagai bagian dari upaya menjadikan Dompu religius dan bersatu untuk NKRI,” tegasnya.
Ditambahkan Kasat Binmas Polres Dompu AKP H. Makhrus. Ia menyampaikan pesan kapolres bahwa cinta kepada NKRI adalah bagian dari iman. Makhrus berharap deklarasi ini mampu mengikis stigma negatif di masyarakat.
“Cinta NKRI harus dibuktikan dengan tindakan nyata, menjadikan Pancasila sebagai ideologi tunggal, dan menjaga Dompu tetap aman serta sejahtera,” katanya.
Sementara di lokasi acara ditandai juga dengan pembacaan dan penandatanganan naskah deklarasi cinta NKRI 2025 oleh para eks napiter, tokoh agama, pejabat pemerintah, serta unsur aparat keamanan. Isi deklarasi menegaskan komitmen setia kepada NKRI dan Pancasila, menolak ideologi radikal dan terorisme, serta menjadi agen perdamaian dan toleransi dalam kehidupan berbangsa.
Deklarasi cinta NKRI 2025 di Dompu diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat semangat kebangsaan, mempererat harmoni sosial, serta meneguhkan komitmen bersama melawan paham radikal demi terwujudnya Dompu yang damai, religius, dan berkeadaban.(red)





