Stadion Mini Soccer Sumbang PADes 50 Juta untuk Desa Selebung

oleh -466 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri didampingi Kades Selebung saat meresmikan stadion mini soccer tahun 2025.

 

LOMBOK – Pendapatan Asli Desa (PADes) Desa Selebung, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah dari hasil penyewaan stadion mini soccer yang dibangun melalui dana desa (DD) tembus 50 juta pada 2025.

 

“Saat ini stadion mini soccer Desa Selebung salah satu lapangan terbaik di NTB dan satu-satunya di wilayah utara Lombok Tengah,” klaim Direktur Stadion Mini Soccer Desa Selebung, M. Riyandani kepada Koranlombok.id, 14 Januari 2026.

 

Direktur pengelola stadion mini soccer merasa bersyukur atas pembangunan stadion mini soccer ini. Rian menjelaskan berbagai fasilitas yang tersedia di areal stadion mini soccer. Misalnya, tempat parkir yang luas, lapangan dengan rumput sintetis, wifi gratis, air gratis, toilet, serta tribun penonton, dan rencananya akan segera dibangun sebuah kantin sebagai sarana penunjang stadion.

Baca Juga  Pemkab Loteng Diberikan Waktu Tiga Bulan untuk Tutup Retail Modern

 

Dia mengklaim, PADes yang dihasilkan dari pengelolaan stadion mini soccer tahun 2025 mencapai 50 juta. Sementara diproyeksikan akan naik pada 2026 menjadi 80 juta.

 

Katanya, PADes tersebut diperoleh dari penyewaan stadion mini soccer kepada pecinta bola dengan tarif Rp 150 ribu per jam setiap kali pertandingan.

 

“Yang menyewa stadion mini soccer tidak saja kelompok pecinta sepakbola namun juga digunakan untuk kompetisi, seperti Selebung Madani Cup dan Batukliang Cup tingkat pelajar pada tahun 2025 lalu,” katanya.

 

Kompetisi yang dilaksanakan di stadion mini soccer itu tidak saja berdampak pada PADes, tapi pelaku usaha yang berjualan.

 

Baca Juga  Program Lotim Berkembang Bakal Sasar Petani Rumput Laut

“Dalam 2 minggu pada pertandingan Selebung Madani Cup perputaran uang di masyarakat mencapai sekitar Rp 30 juta,” klaimnya lagi.

 

Karena sudah sering digunakan untuk pertandingan bahkan kompetisi bola, maka stadion mini soccer telah berdampak positif bagi desa dan masyarakat sebelum sarana olahraga ini diresmikan pada 1 Maret 2025.

 

Sementara, Kepala Desa Selebung Agus Kusumahadi menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak yang telah membantu merampungkan proses pembangunan stadion mini soccer.

 

“Mudahan dapat memicu perputaran ekonomi di desa dan juga dapat memicu lahirnya atlet sepak bola yang berprestasi baik tingkat lokal, nasional, bahkan internasional,” harapnya.

 

Kata Kades, pembenahan stadion mini soccer menggunakan DD dilakukan mulai dari penyiapan lokasi sampai pembangunan dari 2021 hingga 2025 dengan bertahap menggunakan DD sekitar Rp 350 juta. Sementara pembangunan ini, sebagai wadah aktivitas pemuda dan masyarakat serta menjadi sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).

Baca Juga  Nama Hotel, Restoran dan Tempat Hiburan Nunggak Pajak 11 Miliar

 

Ditambahkan Ketua Karang Taruna Desa Selebung Tomi Hasan Basri menyampaikan rasa bangga atas kehadiran stadion mini soccer dan kegigihan dari pengelola stadion. Tomi berjanji akan mendukung penuh terkait pengelolaan kedepan.

 

“Sebuah proses yang tergolong sangat cepat, baru beberapa bulan pengelola stadion diterbitkan SK. Hari ini sudah memberikan gebrakan yang sangat luar biasa, mampu menyumbangkan PADes sebesar 50 juta. InsyaaAllah kami akan terus mendukung setiap langkah baik dari teman-teman pengelola,” kata Tomi.(adv)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.