Mahasiswa KKN Unram Tinjau Kerajinan Tudung Saji di Gerung Utara

oleh -759 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Foto bersama mahasiswa KKN Unram saat berkunjung di unit kerajinan masyarakat dibentuk UPPKA di Lingkungan Batu Goleng, Kelurahan Gerung Utara, Senin 26 Januari 2026.

 

LOMBOK – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram (Unram) di Kelurahan Gerung Utara, Kecamatan Gerung, Lombok Barat melakukan kunjungan ke salah satu unit kerajinan masyarakat dibentuk UPPKA di Lingkungan Batu Goleng, Kelurahan Gerung Utara, Senin 26 Januari 2026.

Ketua KKN Unram Juanda Saputra mengatakan, kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kegiatan produksi kerajinan tudung saji berbahan tali sampah plastik yang memiliki potensi ekonomi dan pemasaran yang cukup baik.

Katanya, kerajinan tudung saji dibuat dengan memanfaatkan tali sumpih berbahan plastik yang diolah menjadi produk rumah tangga yang fungsional dan bernilai estetika. Proses pembuatan dilakukan secara manual oleh para pengrajin yang tergabung dalam UPPKA dengan mengutamakan kerapian, kekuatan, dan kualitas produk.

Baca Juga  Mahasiswa KKN Unram Olah Kotoran Kerbau jadi Pupuk Kompos

 

“Kerajinan ini telah berhasil dipasarkan hingga ke Bali, menandakan daya saing produk kerajinan lokal di luar daerah,” katanya.

 

Ditambahkan Juanda Saputra, dalam kegiatan pemasarannya kerajinan tudung saji ini umumnya dipasarkan dalam jumlah tertentu untuk menyesuaikan kebutuhan pasar. Tapi tetap memberikan fleksibilitas bagi pembeli. Produk tersedia baik dalam pembelian satuan maupun dalam paket penjualan per kodi, sehingga dapat menjangkau konsumen rumah tangga hingga pelaku usaha dengan kebutuhan lebih besar.

Baca Juga  Kemenag Loteng Telusuri Ponpes yang Kerahkan Santriwatinya Keliling Jual Kalender

 

Sementara itu, salah satu ibu pengrajin UPPKA Lingkungan Batu Goleng Ni Wayan Kanten menyampaikan, bahwa sistem penjualan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pembeli.

 

“Biasanya kami melayani penjualan dalam jumlah tertentu, tetapi pembelian satuan juga tetap kami layani. Harganya menyesuaikan ukuran, mulai dari dua ribu lima ratus sampai lima belas ribu rupiah,” katanya.

Diceritakannya, keberadaan kerajinan ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pemanfaatan bahan plastik menjadi produk yang lebih bernilai guna.

Baca Juga  Oknum Staf BKPSDM Loteng Sebut Guru Sebagai Penyumbang Kerugian dan Pelanggaran

“Melalui kegiatan ini, UPPKA Lingkungan Batu Goleng berperan sebagai wadah pemberdayaan masyarakat dalam mengembangkan usaha kerajinan berbasis potensi lokal,” beberya.

 

Dari kunjungan ini, para mahasiswa KKN Unram diharapkan dapat turut berkontribusi dalam mendukung promosi serta pengembangan pemasaran produk kerajinan UPPKA. Sehingga mampu meningkatkan nilai tambah dan keberlanjutan usaha kerajinan masyarakat di Kelurahan Gerung Utara.

“Itu harapan kami di sini,” ucapnya.(red)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.