LOMBOK – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memerintahkan semua prajurit TNI untuk siaga 1 melalui telegram nomor TR/283/2026 per 1 Maret 2026, sebagai langkah antisipasi eskalasi konflik di Timur Tengah.
Menanggapi hal ini, Komandan Kodim (Dandim) 1620 Lombok Tengah, Letkol Arm. Karimmudin Rangkuti menegaskan, bagi tentara perintah siaga 1 merupakan hal biasa. Dandim memaknai perintah siaga 1 ini untuk menjaga kondusifitas daerah dan meningkatkan kolaborasi dengan berbagai stakeholder, apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kendati demikian perintah siaga 1 yang diinstruksikan oleh Panglima TNI tersebut apakah dampak eskalasi perang di wilayah jazirah arab, Dandim enggan memberikan komentar.
“Kalau masalah itu no comment ya, jadi saya tidak bisa menjawab masalah itu, kami selaku pelaksana di lapangan ya siap siaga saja lah sesuai perintah,” terangnya kepada media usai kunjungan kerja dan safari ramadan Danrem 162 / Wirabakti, Senin 9 Maret 2026.
Sementara itu diketahui Kabupaten Lombok Tengah memiliki dua objek vital nasional yakni, Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (BIZAM) dan Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika. Pihaknya senantiasa berkoordinasi dan rutin melakukan patroli bersama kepolisian dan pemerintah daerah dan pihak lainnya, baik di Bandara ataupun di KEK Mandalika.
Dandim membenarkan menyikapi siaga 1 sama halnya bersiaga mengantisipasi bencana akibat bencana akibat cuaca ekstrem yang sebelumnya kerap terjadi di Lombok Tengah.
Dia menyebutkan perintah Panglima TNI tersebut telah keluar pada minggu-minggu terakhir ini. “Pokoknya kita siap bergerak, mau lagi tidur, lagi makan, kalau diperintahkan bergerak kita bergerak,” katanya.(nis)






