LOMBOK — Sebanyak 40 siswa SMP Negeri 2 Praya gagal mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) pada sesi pertama akibat gangguan server hingga jaringan internet sekolah.
Kepala SMP Negeri 2 Praya, Lalu Moh Zaki Hardi menegaskan, pelaksanaan TKA di sekolah berlangsung selama empat hari mulai Senin, 6 April hingga Kamis, 9 April 2026.
Dalam pelaksanaannya, ujian dibagi ke dalam beberapa sesi. Pada hari Senin dan Selasa pelaksanaan dilakukan dalam empat sesi, sedangkan pada hari Rabu dan Kamis berlangsung tiga sesi. Setiap sesi berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam.
Katanya, pada hari pertama pelaksanaan ujian sempat mengalami kendala teknis. Gangguan terjadi pada jaringan server pusat serta jaringan internet Wi-Fi sekolah yang sempat mengalami error.
Akibatnya, sebanyak 40 siswa tidak dapat mengikuti ujian pada sesi pertama dari total 256 siswa yang terdaftar mengikuti TKA.
“Yang gagal ikut tes hanya 40 siswa dan hanya pada sesi pertama saja. Untuk sesi yang lain tidak ada kendala,” tegasnya kepada Koranlombok.id saat ditemui, Sabtu 11 April 2026.
Kapsek menjelaskan, siswa yang tidak dapat mengikuti ujian pada sesi tersebut akan dijadwalkan mengikuti TKA ulang pada 11 Mei 2026.
Menurut dia, kendala tersebut berasal dari gangguan pada server pusat serta kondisi jaringan di sekolah. Meski demikian, pelaksanaan pada sesi berikutnya dapat berjalan normal.
Zaki mengungkapkan, untuk mempersiapkan siswa menghadapi TKA, para guru sebelumnya telah memberikan tambahan pelajaran serta buku pendukung agar hasil yang diperoleh siswa dapat lebih maksimal.
Pada TKA tahun ini, hanya dua mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia dan Matematika. Ujian tersebut bertujuan untuk mengukur kemampuan akademik siswa.
Ia juga mengungkapkan pihak sekolah telah berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai kendala yang terjadi selama pelaksanaan TKA.(hil)







