Dewan Nurul Adha Tekankan Edukasi Dimulai dari Keluarga

oleh -302 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Anggota DPRD Lombok Tengah (Hj. Nurul Adha)

 

 

 

LOMBOK – Soal adanya 900 anak bawah umur 19 tahun yang diketahui akan menjadi calon ibu ditanggapai Anggota Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Hj. Nurul Adha. Katanya, ia merasa prihatin atas hal tersebut.

Nurul Adha menekankan edukasi soal bahaya pernikahan anak bisa dimulai dari keluarga, terutama dimulai oleh ibu karena memiliki peran yang besar bagi kemajuan bangsa disamping juga peran penting pengasuhan ayah.

Baca Juga  Atap SDN Menyiuh Roboh, Dewan Tohri Sudah Usulkan Perbaikan

 

“Peran wanita di sini sangat dominan, kalau perempuan mengetahui bahwa ini akibatnya sangat fatal maka dia akan melakukan penjagaan kepada anak-anak, terhadap keluarga,” katanya, Kamis 30 April 2026.

 

Kata politisi wanita asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) untuk serius dan lebih gencar melakukan sosialisasi.

Baca Juga  Dewan Rifai Berharap Perbaikan Jalan jadi Prioritas di Kecamatan Janapria

 

Begitu juga dengan peran Dinas Kesehatan serta gabungan organisasi atau komunitas wanita baik yang formal ataupun nonformal untuk terus melakukan sosialisasi dampak kesehatan, sosial dan budaya dari praktek pernikahan anak.

 

Sementara itu diketahui Pemda Lombok Tengah telah memiliki Perda soal perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, sementara itu saat ini pihaknya mengungkapkan ada inisiasi di Komisi IV untuk mendorong pembentukan Perda soal pencegahan pernikahan dini.

Baca Juga  Loteng Kekurangan Kepala Sekolah, Ketua Komisi IV Minta jadi Atasi

“Kita juga masih melihat bagaimana solusi terbaik lah di Komisi IV nanti soal hal ini,” pungkasnya.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.