Jelang MotoGP 2026, Komisi II Apresiasi Pembentukan Satgas Pengawas Akomodasi

oleh -164 Dilihat
FOTO SATRIA TIM KORANLOMBOK.ID / Para pembalap MotoGP melakukan start di Sirkuit Internasional Mandalika.

 

 

LOMBOK – Jelang perhelatan MotoGP 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika pada tanggal 9 sampai 11 Oktober 2026. Dinas Pariwisata Lombok Tengah bersama Mandalika Hotels Association (MHA) serta Asosiasi Homestay Mandalika membuat Satgas pengawas akomodasi.

 

Terkait hal ini, Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah, Ferdian Elmansyah memberikan apresiasi dan berharap segala keluhan pada ajang MotoGP sebelumnya terkait akomodasi bisa ditangani serius oleh Pemda.

 

Ferdi juga mengharapkan jangan terulang lagi hal – hal yang membuat penonton MotoGP yang sengaja hadir tidak nyaman terkait kondisi dan harga hotel, transportasi serta lainnya.

 

“Kami apresiasi untuk pembentukan Satgas, itu juga mudahan ada hasilnya lah di event tahun ini jadi ajang berbenah juga atas evaluasi tahun lalu,” katanya kepada Koranlombok.id pada Senin, 17 Agustus 2026.

Baca Juga  Kadus Pemantek Lauk Hilang Terseret Ombak, Sampai Sekarang Belum Ditemukan

 

Sambungnya momen MotoGP harus ditangkap sebagai peluang oleh Dinas Pariwisata untuk mempromosikan destinasi lainnya termasuk di Kawasan Utara.

 

Ia menyarankan promosi itu dikemas entah dalam bentuk event atau acara untuk menyambut wisatawan yang hadir menonton, yang nantinya diharapkan bisa membuat masa tinggal wisatawan lebih lama.

 

“Kalau menurut saya sangat perlu kita memberikan seluruh kesempatan, apalagi ini di Lombok Tengah untuk mempromosikan wisata kita, kuliner kita dan semua hal lah, targetnya kan ada multiplyer effect agar bisa berpengaruh ke semua bidang,” katanya.

Baca Juga  Wamenaker Sebut Tingkat Pengangguran di NTB 4,7 Persen

 

Sebelumnya saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II dengan Dispar, Ferdi menyarankan agar OPD membuat dua program kerja priorias yakni promosi pariwisata dan perbaikan fasilitas di setiap destinasi.

 

Promosi tersebut, perlu dicocokan dengan branding yang melekat di setiap destinasi. Ia mencontohkan jika destinasi erat kaitannya dengan sport tourism maka perlu ada atraksi atau kegiatan wisata yang terkait hal tersebut.

 

Sementara itu usulan ini belum ada rencana kerja yang spesifik terkait saran tersebut, Ferdi mengatakan dirinya saat ini masih mendorong agar hal tersebut dilakukan.

 

“Kemarin saat membahas penyampaian rancangan Kebijakan Umum Anggaran – Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA – PPAS) itu kami dorong lagi, karena belum spesifik dan belum terlalu startegis setiap rancangan programnya,” tuturnya.

Baca Juga  Harga Beras di NTB Naik, Diklaim Dijual Sesuai HET

 

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lalu Muhammad Hatta mengatakan menjelang MotoGP pihaknya telah membuat Satgas untuk memantau layanan akomodasi dan telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB.

 

Sementara itu perkiraan jumlah okupansi hotel akan penuh terisi dan soal ini pihaknya akan mengkonfirmasi lagi lebih lanjut kepada MHA dan Asosiasi Homestay di Mandalika.

 

“Yang jelas kamarnya ada 5 ribuan lah yang akan terisi semua, ini dengan homestay juga, insyaallah,” katanya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.