Kisah Muhammad Najib, dari Timses Caleg Kini Dilantik Menjadi Anggota DPRD

oleh -209 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Lombok Tengah, Muhammad Najib Daud Muhsin.

 

 

LOMBOK – Muhammad Najib Daud Muhsin resmi dilantik menjadi Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) melalui sidang paripurna Senin, 18 Mei 2026.

 

Sosok pemuda kelahiran 21 Desember 1997 ini merupakan lulusan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram dan bergabung menjadi kader PPP tahun 2022, dia mencalonkan diri sebagai anggota legislatif pada tahun 2024.

 

Awal ketertarikan masuk dunia politik melalui PPP, kata Najib, berawal dari setelah lulus kuliah ia sempat menjadi tim sukses salah satu calon legislatif pada tahun 2019. Setelah mengetahui sedikit banyaknya seluk beluk pola bagaimana politisi bekerja, ia mengaku tertarik untuk mencoba mencalonkan diri.

Baca Juga  PBNW Dukung Paslon yang Diusung Partai Gerindra di NTB, Ruslan-Gede Syamsul?

 

“Kalau saya notabenenya sarjana hukum, mengapa tertarik di bidang politik kan anak muda cenderung apatis dengan politik jadi saya lebih awal masuk dalam dunia politik, jadi jangan hanya yang tua saja yang masuk di parlemen ini,” tuturnya kepada Koranlombok.id, Senin 18 Mei 2026

 

Najib pada Pileg 2024, dirinya menempati nomor urut ketiga dengan perolehan 3.183 suara. Sedangkan soal dinamika yang terjadi sebelumnya untuk memperoleh kursi PAW, ia mengatakan hanya menjalankan perintah partai.

 

Kendati setelah pelantikan ini dirinya masih belum mengetahui akan ditempatkan di komisi dan posisi mana, intinya dia siap menunggu perintah dan arahan partai.

 

Sebagai salah satu anggota dewan muda, Najib berkomitmen soal semangat dan energi bisa jadi hal yang membedakan dirinya dengan anggota dewan lain. Memang sejak awal kampanye dirinya menjargonkan semangat muda untuk berjuang mengabdi kepada masyarakat dan di usia saat ini, merupakan waktu yang tepat menurutnya untuk melakukan perjuangan tersebut.

Baca Juga  KPPI Bongkar Apa yang Menimpa Warga Sekitar Mandalika

 

“Seperti pendahulu pendahulu kita Sukarno juga mulai memimpin partai dari umur muda, kemudian dari Sultan Al Fatih juga memulai kepemimpinannya dari usia muda,” katanya.

 

Sejumlah isu krusial di Kecamatan Praya Barat seperti terkait penambangan emas ilegal dan geliat pariwisata dengan dampak lingkungan hidup selalu menjadi sorotan, soal ini dirinya belum berani berkomentar lebih jauh mengingat dirinya belum mengetahui akan di tempatkan di komisi berapa.

Baca Juga  Sudah Mahal, Pembuatan Website Sekolah di Loteng Tidak Ada Sosialisasi

 

Sementara, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP NTB, Muzihir sempat hadir dalam pelantikan mengatakan soal penempatan Najib merupakan urusan DPRD Lombok Tengah dan pihaknya tidak ikut campur.

Soal sempat adanya dinamika sebelumnya, Muzihir mengatakan hal tersebut harus dilupakan dan saat ini partai harus fokus bekerja untuk rakyat.

“Saya hadir di sini hanya memberikan motivasi, karena masih banyak bahasa bilang ini masih digugat lah, ini masih ini lah supaya tidak ada lagi mari kerja untuk rakyat,” serunya.

 

Muzihir berharap dengan lengkap enam orang perwakilan PPP di parlemen Lombok Tengah, aspirasi masyarakat betul – betul diperhatikan dengan masa sisa jabatan saat ini.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.