Sakit Hati Ditagih Utang, Seorang Pria Aniaya Mantan Kekasihnya di Ranggagata

oleh -731 Dilihat
FOTO ILUSTRASI

 

 

LOMBOK – Seorang wanita bernama Hj. Rianah, 51 tahun warga Dusun Batu Bagus, Desa Mareje, Kabupaten Lombok Barat menjadi korban pembegalan dan penganiayaan di Jembatan Berobot, Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu malam, 24 Mei 2026 Pukul 20.30 Wita.

 

Korban menjadi sasaran aksi kejahatan bermodus pembayaran utang yang dilakukan oleh pria inisial RN yang telah lama dikenalnya. Dalam kejadian itu, korban mengalami penganiayaan hingga kalung emas seberat 35 gram dirampas.

 

Berdasarkan pengakuan korban, RN sempat mencekik, mengikat tubuh korban menggunakan jaket, bahkan menenggelamkannya ke sungai sebelum membawa kabur perhiasan emas yang dikenakan korban.

 

Kepala Desa Ranggagata, Muhammad Haikal mengungkapkan korban dan RN diketahui telah saling mengenal sejak lama. Keduanya bahkan pernah menjalin hubungan asmara ketika sama-sama merantau di Bali sebelum akhirnya menikah dengan pasangan masing-masing.

Baca Juga  DMI Loteng Pro SE Menteri Agama Terkait Pengeras Suara Masjid

 

“Sudah lama kenalnya, bahkan dulu pernah pacaran. Sekarang mereka sama-sama sudah berkeluarga,” cerita Kades Ranggagata kepasa Koranlombok.id, Senin 25 Mei 2026.

 

Melalui sambungan telepon, Kades Haikal menceritakan dimana RN sebelumnya memiliki utang kepada korban. Karena terus ditagih, pelaku kemudian menghubungi korban dan mengajak bertemu dengan alasan ingin mencicil pembayaran utang.

 

“Karena terus ditagih, mungkin niat jahatnya muncul. Akhirnya RN mengajak korban bertemu dengan alasan mau membayar utang,” cerita Kades.

 

Haikal menyebutkan RN sempat menelepon korban hingga 23 kali. Awalnya korban enggan menemui RN karena malam hari dan suaminya sedang berada di Malaysia. Namun karena terus diyakinkan terkait pembayaran utang, korban akhirnya bersedia datang ke lokasi pertemuan di Jembatan Berobot, Desa Ranggagata.

 

Setibanya di lokasi, RN kemudian mengarahkan korban masuk ke jalan setapak yang jauh dari keramaian. Di lokasi itulah korban diduga langsung dianiaya.

Baca Juga  Ketum Pergunu Bedah Buku di Ponpes Manhalul Ma'arif Darek

“Korban dicekik, sorbannya dibuang ke sungai bahkan sempat ditenggelamkan. Setelah itu kalung emasnya diambil,” tutur Haikal.

 

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di sejumlah bagian tubuh, termasuk pada leher dan dahi. Korban juga telah menjalani visum.

 

“Menurut pengakuan korban, dia (korban) merasa seperti mau dibunuh. Setelah kami tanya, seluruh badannya sakit dan akhirnya divisum,” katanya.

 

Kata Kades, usai menjalankan aksinya RN diduga berupaya melarikan diri ke Bali. Namun aparat kepolisian berhasil mengamankannya di Pelabuhan Lembar sebelum berhasil menyeberang.

 

 

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata Kusnadi yang dikonfirmasi membenarkan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi pada Minggu malam, 24 Mei 2026, di jembatan Dusun Berobot, Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya.

Baca Juga  Dewan Supli Minta Pemprov NTB Buka Hasil Kajian Terkait Kereta Gantung

 

Brata menjelaskan, kejadian bermula ketika korban dihubungi melalui telepon oleh terduga pelaku (RN) yang mengaku akan membayar utang.

Setelah korban tiba di lokasi, RN langsung melakukan penganiayaan. Korban sempat dicekik, kemudian diseret ke sungai oleh pelaku yang selanjutnya mengambil kalung emas seberat 35 gram milik korban.

Berdasarkan keterangan korban dan hasil penelusuran, diketahui posisi terakhir RN berada di Pelabuhan Lembar. Setelah itu, tim kepolisian langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan terduga pelaku.

 

“Anggota Polsek meminta keterangan korban, kemudian korban memberikan identitas serta ciri-ciri RN. Berdasarkan lokasi ponsel, pihak kepolisian langsung bergerak mencari RN dan berhasil menangkapnya dalam waktu kurang dari 24 jam di Pelabuhan Lembar. RN diduga hendak melarikan diri ke Bali,” pungkasnya.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.