Mengapa Pemerintah Bertahun-tahun Menelantarkan Taman Biao?

oleh -119 Dilihat
FOTO HILMI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Begini kondisi terkini Taman Biao

 

 

LOMBOK – Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Biao Praya berada di perbatasan antara Kecamatan Praya dengan Praya Tengah sudah lama tak diurus pemerintah. Sekarang kondisinya hancur. Sejumlah fasilitas mengalami kerusakan, rumput liar tumbuh di berbagai sudut.

 

Berdasarkan pantauan jurnalis Koranlombok.id, terlihat RTH Taman Biao ditumbuhi banyak tumbuhan menjalar serta banyak fasilitas yang sudah rusak, banyak sampah yang dibuang seperti kulit durian dan sampah lainnya. Kemana pemerintah?

 

 

Selain Taman Biao, jurnalis Koranlombok.id melihat kondisi serupa juga di taman dekat Masjid Jami’ Praya. Taman ini dibersihkan setiap hari oleh petugas keberhasilan. Namun banyak kabel serabut melintang di pohon yang kondisinya terikat di pepohonan.

 

 

 

 

Sukiman, pedagang yang telah berjualan di sekitar kawasan ini selama 4 tahun mengatakan, kondisi taman sudah lama memprihatinkan. Menurut dia, perawatan hanya dilakukan sesekali ketika rumput tumbuh terlalu tinggi.

Baca Juga  Ustadz Das'ad Latif Singgung Soal Korupsi di Depan Wagub NTB

 

 

“Kalau rumputnya sudah tinggi baru dibabat atau dibersihkan sedikit. Selain itu hampir tidak ada perawatan,” ungkap Sukiman ditemui di warungnya, Kamis 16 Juli 2026.

 

Sukiman memperkirakan kerusakan fasilitas di RTH Taman Biao telah berlangsung lebih dari 7 tahun. Menurutnya, petugas kebersihan memang masih terlihat setiap pagi melakukan pembersihan. Namun, mereka hanya membersihkan area pinggir taman, seperti trotoar, sedangkan bagian dalam taman nyaris tidak disentuh.

 

Sukiman mengaku pernah berjualan es di sisi kanan taman selama lebih dari 3 tahun. Namun, ia kemudian ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan diminta tidak lagi berjualan di lokasi itu.

 

Dirinya menilai kondisi taman saat ini sudah jauh dari fungsi idealnya sebagai ruang terbuka hijau. Selain terlihat kumuh, taman juga dinilai kurang menarik untuk dikunjungi masyarakat.

Baca Juga  Menteri Abdul Mu'ti Kunjungi SMAN 2 Praya, Tekankan MPLS Ramah dan Anti Bullying

Mirisnya, pada malam hari suasana taman semakin sepi dan gelap. Sebab, sejak lama tidak ada lampu penerang di taman. Dengan kondisi ini, ia berharap agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikan.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya mengungkapkan bahwa tantangan pemerintah daerah dalam membangun dan memelihara fasilitas publik sangat besar. Namun, pada 2027 skema pembiayaan program akan diubah agar lebih efektif.

 

“Misalnya jalan. Kita sepakat untuk fokus pada pembangunan jalan, kemudian berdiskusi dengan DPRD agar sama-sama bersepakat memprioritaskan jalan. Kemudian untuk Penerangan Jalan Umum (PJU), kita perbesar porsinya untuk pemeliharaan PJU. Daerah-daerah strategis yang terus tumbuh dan berkembang juga kita perbaiki serta dipasangi PJU. Contohnya di Praya, sekarang sudah terang benderang,” klaim Firman kepada media, Kamis, 16 Juli 2026.

Baca Juga  Tabungan Siswa Diduga Ditilep, Bupati Pathul Akan Panggil Kepsek

 

Mengenai RTH Taman Biao, Firman mengatakan taman tersebut nantinya akan kembali dipelihara. Menurut dia, salah satu kendala yang dihadapi karena Taman Biao merupakan salah satu taman pertama yang dibangun di Lombok Tengah.

 

 

 

“Kita pernah melakukan penataan sekitar satu atau dua tahun yang lalu. Di sebelah baratnya juga sudah kita bangun, ” dalihnya.

Firman mengungkapkan anggaran perawatan RTH memang tersedia dan dikelola oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).

“Untuk anggarannya ada di Perkim. Mungkin karena jangkauan atau lingkup pemeliharaannya cukup luas sehingga anggaran yang disediakan belum mencukupi untuk mengakomodasi semuanya,” pungkasnya.(hil)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.