LOMBOK – Kepala Satpol PP Lombok Tengah, Zaenal Mustakim membenarkan ada tawuran sekelompok pelajar di Tampar-ampar, Praya, Lombok Tengah, Jumat 31 Juli 2026.
“Tadi mereka sudah disidang oleh guru BP, nah setelah sidang itu waktu kejadiannya (tawuran), memang sudah sepi,” katanya saat dihubungi Koranlombok.id via ponsel.
Video tawuran ini pertama kali diposting pemilik akun facebook @ZiahII. Kejadian ini terjadi sekitar Pukul 12.00 WITA.
Atas peristiwa ini, Zaenal menyampaikan, jika anggotanya selama seminggu kebelakang akan selalu berjaga di jam – jam rawan pulang sekolah, sebab sering terjadinya tawuran antar pelajar.
“Pas tidak ada anggota itu tempat kejadiannya,” ceritanya.
Terpisah, Kepala Seksi Humas Polresta Lombok Tengah, IPTU Lalu Brata Kusnadi mengatakan tawuran tersebut dipicu oleh kesalah pahaman antara siswa berinisial AA yang menendang botol dan mengenai siswa berinisial DY.
AA telah meminta maaf namun DY tidak menerima sehingga terjadi aksi tawuran, pelajar yang tawuran ini siswa MAN 1 Lombok Tengah dan pihak sekolah akan memanggil wali setiap siswa yang terlibat untuk dimediasi.
“Tadi sudah cepat ada tindakan dari kepolisian, sehingga akan dilakukan mediasi,” tegasnya.
Pihak kepolisian akan mengantisipasi dengan cara gencar melakukan patroli saat jam pulang sekolah, mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepala MAN 1 Lombok Tengah, Masdiono yang dikonfirmasi melalui sambungan telepon belum menjawab.(nis)








