Komisi III Beberkan Hasil RDP dengan Dinas Perkim-PUPR

oleh -69 Dilihat
FOTO HUMAS DPRD LOMBOK TENGAH / Anggota DPRD Lombok Tengah / Ki Agus Azhar

 

banner 1080x1350

 

LOMBOK – Sekretaris Komisi III DPRD Lombok Tengah, Ki Agus Azhar membeberkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas Perumahan dan Penataan Permukiman (Perkim) termasuk Dinas PUPR pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Pertama terkait air mancur, Komisi III menyerankan agar dibuat tidak di dalam taman seperti di simpang empat IPDN atau simpang Tiga Dara Praya.

Pada rapat itu, Perkim meminta anggaran sebesar Rp 1,2 miliar untuk perbaikan air mancur di Alun – alun Tastura. Tapi Komisi III masih mempertimbangkan permintaan tersebut.

 

“Kalau air mancur itu lebih bermanfaat untuk direhab atau diperbaiki ya silakan, lebih baik dialokasikan untuk program rumah tak layak huni,” tegasnya.

Baca Juga  IPM Lotim Urutan Tujuh, Begini Respons Penjabat Bupati

 

Sementara itu Komisi III juga telah melakukan RDP dengan Dinas PUPR pada tahun ini lewat APBD Perubahan 2026 mendapatkan anggaran Rp 7 miliar untuk sambungan rumah dari SPAM Mandalika yang diharapkan sebagai penyertaan modal daerah oleh Perumda Tirtha Ardhia Rinjani.

Sedangkan untuk perbaikan jalan kabupaten ada tiga ruas yang diajukan Dinas PUPR dalam rapat, ruas jalan Pengadang – Beraim, Penujak – Mangkung dan satu ruas di wilayah sekitar Kecamatan Janapria dengan anggaran kurang lebih Rp 10 miliar.

Baca Juga  Kadus Bantah Bantuan Sapi Ditebus Rp 2-6 Juta di Langko Daye

 

“Seharusnya lebih dari itu karena banyak yang hearing tapi bersyukurlah saat ini bisa tiga ruas, daripada tahun lalu hanya bisa satu ruas kalau untuk tahun 2027 angin segar kita bisa dapatkan mudah – mudahan semua jalan yang rusak bisa tercover,” harapnya.

 

Sementara soal bangunan Becingah Agung Masmirah yang digunakan pertama sebagai venue MTQ tingkat Provinsi NTB 2026, Pemkab berhutang sebesar Rp 800 juta dan akan dibayar melalui APBD perubahan.

“Sistemnya dikerjakan dahulu kemudian dibayar pada APBD perubahan ini, tapi nggak masalah itu untuk Lombok Tengah,” katanya tegas.

Baca Juga  Pedagang Bakso Kena Pajak 4,5 Juta, Dewan Supli: Sosialisasi Tidak Jalan

 

Kendati baru dibangun sejumlah titik bangunan terlihat retak, soal kondisi ini Ki Agus berharap bangunan tersebut dirawat dengan baik.

 

Namun lebih lanjut dirinya meminta Pemda agar memperhatikan keberadaan Becingah Adiguna yang berada di Alun – alun Tastura  agar ini juga diperbaiki, karena masih digunakan sebagai pusat penyelenggaraan event.

 

“Acara seremonial yang paling pas itu di becingah sini bukan di kantor bupati, kalau di sana kan cocok acara yang sekupnya besar, tapi kalau event – event usahakan di Becingah Adiguna supaya ada guna,’’ pungkasnya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.