Dikes Cek Berkala Sampel MBG di Lombok Tengah

oleh -1795 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyalurkan MBG.

 

 

LOMBOK – Kepala Bidang Pengendalian Pencegahan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan Lombok Tengah, Putrawangsa mengatakan setiap Puskesmas akan melakukan pengecekan berkala sampel makanan bergizi gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai wilayah tugas.

 

Pihak Dikes akan rutin melakukan pengecekan sampel makanan setiap minimal seminggu sekali. Jika terjadi kejadian luar biasa yang perlu diawasi adalah rantai proses pengolahan bahan baku diolah sampai makanan didistribusikan.

Hal ini disampaikannya saat mendampingi Dandim 1620 / Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmudin Rangkuti memantau SPPG di Kelurahan Sasake, Kecamatan Praya Tengah pada, Kamis (24/7/2025).

Baca Juga  Satpol PP Gerebek Warung Makan Buka Siang Bolong di Lombok Tengah

 

“Nanti teman-teman di wilayah masing-masing seperti saat ini di Sasake berarti wilayah kerjanya Puskesmas Batunyala, jadi nanti Puskesmas Batunyala akan melakukan berkala memeriksa sampel makanan untuk mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari,” katanya.

 

Dandim 1620 / Lombok Tengah, Letkol Arm Karimmudin Rangkuti mengatakan pemantauan ini bertujuan untuk pengecekan kondisi dapur dan tempat pengemasan makanan apakah telah sesuai standar yang ditentukan. Dirinya berharap hal-hal yang tidak diinginkan dalam penyajian program makan bergizi gratis tidak terjadi.

 

“Dari kami Kodim para Babinsa, para Danramil dan dari kepolisian setiap hari mengawasi mulai dari pengolahan makanan sampai dengan distribusi ke sekolah-sekolah dan pasca diberikan makanan tersebut,” katanya tegas.

Baca Juga  Oknum LSM Dilaporkan ke Polisi Setelah Tabok dan Intimidasi Wartawan

 

Sementara itu jumlah dapur SPPG yang telah ada 12 titik dan diakui oleh Dandim masih belum dapat menyentuh seluruh wilayah kecamatan di Lombok Tengah. Katanya, untuk penerima manfaat program MBG ini 31.200 siswa di Lombok Tengah. Dimana setiap dapur SPPG melayani 2.500 sampai dengan 4 ribu siswa.

“Iya ini menjadi tugas kita juga, kita dorong ke pemerintah pusat sehingga kedepannya setiap wilayah memiliki SPPG dan setiap sekolah terjangkau dan kita tinggal menunggu waktu saja, ini jadi konsentrasi pemerintah dan kita sangat bersyukur dan mendukung pogram MBG,” tegasnya.

Baca Juga  Sempurna, Polres Lombok Timur Raih Penghargaan IKPA dari Kapolri

 

Kepala SPPG Sasake, Made Pande Aribawa mengatakan soal bahan baku pihaknya bekerjasama dengan sejumlah pihak seperti BUMDes, koperasi dan dengan supplier lokal lainnya di wilayah Lombok Tengah.

SPPG Sasake saat ini setiap harinya melayani 3.880 orang bukan hanya siswa sekolah di semua jenjang pendidikan. Tetapi juga ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita dalam penerima manfaat lainnya dari lokasi distibusi.

“Di sini ada 47 orang karyawan sesuai dengan aturan itu karyawan diambil dari warga sekitar,” katanya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.