LOMBOK – Sebanyak 21 pejabat Lombok Tengah telah selesai menjalani uji kompetensi. Hasilnya, nama-nama pejabat ini kemudian telah disodorkan ke Bupati Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati Nursiah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya menyampaikan jika tim uji kompetensi telah memiliki kesimpulan atas hasil uji kompetensi dilaksanakan.
“Ujikom dan evaluasi sudah selesai, sudah kita simpulkan dengan tim uji kompetensi. Kesimpulan akan jadi bahan rekom tim kepada bupati dan wabup sebagai bahan pertimbangan memutuskan menentukan pengisian jabatan eselon II,” ungkapnya kepada media, Jumat 17 Oktober 2025.
Ditegaskan Firman, berdasarkan hasil uji kompetensi ini dipastikan akan ada rolling di organisasi perangkat daerah (OPD). Berdasarkan hasil uji kompetensi, Sekda membeberkan temuanya. Mulai dari kurangnya inovasi pejabat karena kemungkinan terlalu lama di satu OPD. Bahkan dalam kesempatan itu tim pernah menanyakan juga soal inovasi seandinya ditugaskan di OPD yang diusulkan.
“Pasti ada rolling, karena mungkin jabatan terlalu lama jadi semangatnya ada tapi inovasi kurang. Kalau kinerja hasil penilaian sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (SAKIP) OPD angkanya B, atau semua artinya baik semua,” bebernya.
Kata Firman, namun pihaknya melihat perlunya ada penyegaran. Kalau tidak begitu bisa menjadi penyebab kejenuhan sehingga onivasi kurang. Bisa juga karena bukan tempatnya yang tepat.
“Dan kami pastikan mutasi tidak akan mengganggu roda pemerintahan, ini sebagai penyegaran dan sistem ini sudah berjalan. Sistem pemerintahan yang ada kosong saja kan tetap berjalan,” pungkas Firman.(hil)





