LOMBOK – Video banjir di Desa Janapria, Kecamatan Janapria Lombok Tengah beredar luas melalui group whatsapp, terlihat banjir menggenang kantor Koramil Janapria, area persawahan dan sejumlah rumah warga. Parahnya lagi, empat tiang listrik roboh, Sabtu (26/11).
Danramil Janapria Kapten Inf Lukman yang dihubungi koranlombok.id soal banjir itu mengakui terjadi gara-gara drainase sekitar kantor Koramil tersumbat.
“Setiap hujan selalu ada genanganair di sini,” ungkapnya.
Dalam video tersebut terlihat air merendam tembok depan Koramil Kecamatan Janapria, namun itu dibantah Danramil. “Tinggi air sebenarnya hanya sampai mata kaki dan tidak sampai masuk ke dalam halaman Koramil,” tegasnya.
Sementara, tingginya curah hujan juga membuat genangan air yang merendam salah satu rumah warga di Dusun Batu Bungus dan sebabkan tembok pagar sepanjang kurang lebih 7 meter ambruk.
“Kejadian sekitar jam 4 sore, selesai ashar,” kata Santoso pemilik rumah.
Banjir juga menyebabkan usaha cafe di halaman rumahnya tergenang air sampai ke dalam rumahnya seukuran betis hingga pinggul orang dewasa.
Beruntung luapan air di Desa Janapria cepat surut, setelah sejumlah masyarakat turun tangan membersihkan drainase.
Informasi yang diterima dari Polsek Janapria, curah hujan lebat juga sebabkan meluapnya air dari kali Jango yang tidak bisa ditampung Waduk Gerimak di Dusun Rungkang Barat, Desa Jango.
Kejadian tersebut sebabkan jalan antar desa dan area persawahan terendam, selain itu empat tiang listrik ambruk dan sebuah gardu listrik meledak akibat curah hujan yang tinggi di Dusun Kijang, Desa Pendem.(nis)





