Bappenda NTB Optimalkan Penerimaan PBBKB dengan Gandeng Pertamina Patra Niaga dan Agen Resmi Penyalur BBM Industri

oleh -898 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Petugas PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyaluran perdana bahan bakar minyak (BBM) industri kepada konsumen perikanan di PPN Teluk Awang, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (17/5/2023).

LOMBOK – Guna mengoptimalkan pendapatan asli daerah dari sektor Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), Kepala Bappenda Provinsi NTB, Hj. Eva Dewiyani, S.P., bersama PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyaluran perdana bahan bakar minyak (BBM) industri kepada konsumen perikanan di PPN Teluk Awang, Kabupaten Lombok Tengah, Rabu (17/5/2023).

Sebelumnya disinyalir terdapat beberapa potensi kebocoran pendapatan daerah dari sektor PBBKB, seperti penggunaan BBM bersubsidi serta pembelian BBM dari luar daerah, sehingga  potensi kebocoran ini mengakibatkan penerimaan PBBKB menjadi tidak maksimal.

“Kami ingin seluruh pihak yang hidup dan bekerja di NTB juga berkontribusi untuk pembangunan di daerah ini. Jangan sampai berkehidupan dan mencari usaha di NTB tapi justru daerah lain yang mendapatkan keuntungan,” kata Hj. Eva pada saat berkunjung di Teluk Awang.

Baca Juga  Kisah Seorang Janda Pemulung yang Hidup Bersama Tiga Orang Anaknya

Ditambahkan Hj. Eva, potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor mencapai 18 persen. Kapal-kapal nelayan yang juga berbahan bakar minyak, tentu membayar pajak kepada daerah.

Sementara pada tahun 2022 lalu Bappenda NTB berhasil merealisasikan PBBKB mencapai 100 persen lebih.“Kami mengharapkan setiap tahun dapat memenuhi target realisasi,” harapnya.

Baca Juga  Video Klarifikasi dengan Terduga Pelaku Pencabulan Anak Kandungnya

 

Bappenda NTB menargetkan agar realiasi PAD dari PBBKB mencapai Rp487 miliar lebih pada akhir tahun 2023. Hingga April 2023 ini telah mampu direalisasikan sebesar 30 persen.

“Kami mengharapkan kolaborasi dari berbagai pihak, terutama Yamato dapat membantu Bappenda NTB untuk melampaui target PAD,” tandas Eva.

Di tempat yang sama, Rendy selaku SBM Industri mengatakan penyaluran BBM industri ini merupakan program kolaborasi strategis tim pemantauan dan penertiban pengguna BBM, yakni Bappenda NTB, Pertamina Patra Niaga, dan Syahbandar. Dengan dilaksanakan penyaluran perdana BBM Industri resmi kepada customer perikanan pada hari ini oleh agen penyalur PT Yamato Sinergi Lines, diharapkan seluruh aktivitas terkait kebutuhan BBM Industri untuk usaha perikanan di Teluk Awang dan sekitarnya dapat melakukan penebusan BBM kepada agen penyalur resmi PT. Pertamina Patra Niaga.

Baca Juga  Polres Loteng Didemo, Didesak Usut Tuntas Kasus Kematian Heni

Sementara itu, Direktur PT Yamato Sinergi Line, Benny mengatakan, telah berusaha maksimal untuk menyalurkan BBM resmi secara berkelanjutan.

Maka, ia mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Bappenda NTB dan Pertamina.

“Kami mengharapkan agar Bappenda NTB dapat membantu mengawasi,” harapnya.(dik/adv)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.