Proyek Kereta Gantung, Dewan Minta Pemkab Loteng Jemput Bola

oleh -694 Dilihat
FOTO DIKI WAHYUDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID Ini pemandangan Gunung Rinjani dari atas Segare Anak pada tahun 2014 silam.

LOMBOK – Proyek pembangunan kereta gantung menuju Gunung Rinjani melalui Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang Utara disikapi serius Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah. Anggota DPRD dari Fraksi PKS, H. Sidik Maulana meminta pemerintah kabupaten untuk jemput bola. Apalagi di tengah persoalan siapa yang membangun dan melebarkan jalan menuju lokasi proyek.

Baca Juga  Sentil Kapolda dan Pj Gubernur Tidak Hadir

Bukan itu saja, Sidik melihat sudah seharusnya pemkab untuk proaktif berdiskusi menyelesaikan masalah tersebut dengan Pemerintah Provinsi NTB. Menurutnya, jangan seolah menjadi pasif terkait masalah ini karena pembangunan proyek tersebut untuk mengimbangi pembangunan di KEK Mandalika di Selatan.

“Segera jemput bola berhubung pembangunan kereta gantung tersebut berada di wilayah kita,” pintanya di hadapan jurnalis Koranlombok.id, Rabu (17/5/2023).

Baca Juga  Indra Sasak, Youtuber Tajir Asal Lombok

 

Ditegaskan Sidik, kendati Lombok Tengah sebagai daerah penerima manfaat atas dibangunnya proyek kereta gantung, Pemkab tidak boleh hanya diam. Harusnya aktif berdiskusi juga bagaimana rencana pembangunan kedepannya, terutama masalah pelebaran jalan.

“Jika kendalanya di pelebaran jalan, ya segera di diskusikan dengan pemprov, kita bantu bagaimanapun caranya asal pembangunan itu cepat terealisasi,” tegasnya.

Baca Juga  Cegah Tawuran Pelajar, Dewan Imbau Sekolah Lakukan Ini

Sidik mengatakan, pihaknya di DPRD akan mengawal pembangunan proyek besar tersebut kedepan.”Tentu nanti kami akan tanyakan ke dinas terkait kejelasannya seperti apa dulu dinda, sehingga kalau sudah pasti nanti kita akan kawal bersama progresnya,” janji Sidik.(nis)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Memberikan informasi Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.