Dewan Yasir Sebut Relokasi Warga Kuta Persoalan Serius

oleh -814 Dilihat
FOTO ISTIMEWA KORANLOMBOK.ID Anggota DPRD Lombok Tengah / Yasir Amrillah

LOMBOK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah (Loteng), Yasir Amrillah menaruh atensi serius terhadap relokasi warga Dusun Kuta III, Desa Kuta, Kecamatan Pujut. Dia menyebutkan persoalan ini persoalan serius.

“Kenapa tidak dituntaskan menyeluruh? Maka jangan sampai ada masalah dikemudian hari,” tegasnya kepada media, (25/1/2024).

Sesuai arahan Gubernur NTB yang menjabat saat itu merupakan dasar bagi warga untuk tinggal dan menetap di lokasi tersebut. Mengingat sebagai nelayan yang notabene tinggal dan menetap di tepi pantai.

Baca Juga  Sampah Resahkan Warga Penujak, Dewan Akhyar Dorong Pemdes Ikut Berperan

Menurut Yasir, jika pemerintah melalui ITDC mengklaim lahan tersebut masuk Hak Penguasaan Lahan (HPL), maka harus kemudian dilakukan ganti rugi terhadap masyarakat terdampak.

“Kalau 10 juta itu bukan namanya ganti rugi, itu kan hanya taliasih, “ sentilnya.

Baca Juga  Cegah Tawuran Pelajar, Dewan Imbau Sekolah Lakukan Ini

“Sekarang pemerintah harus hadir di tengah-tengah masyarakat,” sambung dia.

 

Jika demikian, Pemerintah Provinsi NTB dan pusat juga harus andil dalam hal ini dan harusnya bergerak cepat. Mengingat daerah Lombok Tengah hanya ketempatan tanah saja untuk Kawasan Mandalika. Mengingat kawasan ini merupakan kawasan khusus yang langsung termonitori dan dikomandoi pemerintah pusat.

Baca Juga  Dewan Loteng Minta Travel Kembalikan Duit Jemaah Segera

Katanya, apabila hal ini tidak tuntas maka akan menyengsarakan rakyat yang lemah dan akan menjadi korban.

“Sebagai wakil rakyat kita minta Pemda memikirkan itu. Kalau ada tanah Pemda dipikirkan itu. Penting juga ITDC memberikan solusi itu. Nanti saya juga akan ajak Pemda turun melihat kondisi masyarakat,” janjinya tegas.(dik)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.