LOMBOK – Anggota DPRD Lombok Tengah dari Fraksi Partai Demokrat, Andi Mardan menyayangkan sikap pihak RSUD Praya yang melaporkan warga ke pihak kepolisian. Warga yang dilaporkan buntut dari kritikan keras terhadap pelayanan RSUD Praya melalui postingan akun facebook.
Menurut Andi Mardan, umpatan yang dituliskan dalam postingan facebook tersebut bisa jadi karena kondisi orang tersebut yang panik apalagi jika keluarga dalam kondisi butuh perawatan yang riskan.
Andi juga menyayangkan sikap pihak humas RSUD yang melaporkan akun fecebook Harta Buan Andani ke Polres Lombok Tengah, Selasa 19 Maret 2024.
“Saya pikir gak baik, kalau kita reaksioner melaporkan masyarakat ke aparat penegak hukum,” tegasnya kepada jurnalis Koranlombok.id, Kamis (21/3/2024).
Menurut dia, umpatan yang dituliskan dalam postingan tersebut tidak menunjukan kepada person yang menduduki posisi tertentu tapi kepada lembaga, sehingga perlu memperbaiki layanan lembaga.
“Saya pikir tidak akan menyelesaikan persoalan,” yakinnya.
Andi mengatakan karena ketidaktahuan masyarakat mengajukan keluhan seharusnya pihak RSUD memberikan teguran dengan baik agar lebih elegant sebagai lembaga.
Sementara bagi masyarakat yang ingin memberikan kritik dan saran terkait pelayanan seharusnya dapat menghubungi humas RSUD, selain itu cara menyampaikan pesan tersebut juga diperhatikan dan tidak sekonyong-konyong hanya melampiaskan dengan emosi.
“Mungkin dengan cara yang lebih bijak menyampaikan,” katanya.
Sebelumnya pemilik akun facebook Harta Buan Andani menuliskan kritik terkait terbatasnya kursi roda dengan menambahkan kata-kata tidak pantas.
Sementara itu RSUD Praya melalui keterangan pers pada Selasa, 19 Maret 2024 mengatakan meneriman segala bentuk kritik namun dengan cara yang baik.
“Saudaraku, kami tidak anti kritik. Saran dan masukan pelungguh sami akan kami terima dengan terbuka. Namun, mohon dengan sangat agar disampaikan pada jalur yang tepat dan terutama dengan bahasa yang santun. Apalagi saat ini kita sedang dalam suasana bulan Ramadan,” kata Direktur RSUD Praya, Mamang Bagiansyah.
Selain itu RSUD Praya juga telah mencoba menghubungi pemilik akun untuk mengklarifikasi dan menghapus akun tersebut, namun tidak mendapatkan tanggapan.(nis)






