LOMBOK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Lombok Tengah mulai membuka pendaftaran bakal calon Bupati dan Wakil Bupati.
Ketua Desk Pilkada DPD NasDem Lombok Tengah, Ahmad Yani mengatakan pendaftaran tersebut serentak dilakukan di seluruh Indonesia untuk menghadap Pilkada di setiap daerah atas instruksi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Kami membuka selama 7 hari untuk membuka pendaftaran, yakni dari tanggal 1 sampai 7 Mei 2024,” katanya saat konferensi pers di Kantor DPD Nasdem Lombok Tengah, Senin (29/4/2024).
Sementara itu Sekretaris Desk Pilkada NasDem, Ki Agus Azhar mengatakan pendaftaran tersebut berlaku tak hanya bagi kader yang berminat maju dalam kontestasi Pilkada saja, namun bakal calon dari luar partai juga harus mendaftarkan diri dan akan diuji dahulu di DPD dan akan diusulkan ke DPW dan DPP Nasdem.
Uji kelayakan kata Ki Agus, adalah pemaparan visi dan misi serta hal lainnya, seperti hasil survei, basis massa, kemampuan sumber pembiayaan serta kegiatan lainnya yang akan diagendakan dengan publikasi atau kampanye melalui media.
Kemudian setelah itu bakal calon yang telah diuji tersebut oleh DPW akan diusulkan kepada DPP yang akhirnya akan merekomendasikan 3 nama atau pasangan.
“Nanti mengerucut menjadi satu itu mana kala kita telah melihat hasil surveinya dahulu,” ujarnya.
Pendaftaran balon kepala daerah di Partai Nasdem ditegaskan olehnya tidak ada mahar politik, tapi ada biaya operasional yang memang dibebankan kepada bakal calon yang dijelaskan ketika mengambil formulir pendaftaran.
Katanya, memang telah menjadi tradisi di Partai NasDem baik untuk Pileg ataupun Pilkada sebelumnya, biaya tersebut nantinya akan digunakan untuk operasional pemenangan bakal calon sendiri.
“Jadi kita tidak menerima mahar yang artinya kita jual beli itu tidak ada,” tegasnya.
Sementara itu muncul baliho Ketua DPD NasDem yang menyatakan diri siap untuk maju dalam Pilkada, mereka mengatakan NasDem belum menentukan sikap dan semua harus mengikuti prosedur yang ada.
NasDem juga terbuka bagi kader partai lainnya yang ingin berjuang bersama dalam Pilkada, namun harus dilihat dahulu bagaimana elektabilitas dan popularitas.
“Jangan khawatirlah jika siapapun yang mendaftar asal dia bisa membuktikan diri kita akan ajukan,” katanya.(nis)





