Siswi SD Diduga Korban Bullying di Lombok Timur Sampai Dilarikan ke Rumah Sakit

oleh -379 Dilihat
Ilustrasi korban bullying

 

LOMBOK – Beredar sebuah video seorang siswi SDN 1 Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur diduga menjadi korban bullying atau tindakan penindasan viral di media sosial.

Dimana pemilik akun facebook inisial ML yang menulis narasi “Kalau sudah begini siapa yang harus kita salahkan. Korban buli di sekolahan. Cepat sembuh anak inges, semoga dengan kejadian seperti ini para guru lebih ketat mengawasi anak- anak didiknya,”. ┬áVidio tersebut pun viral hingga ditonton ribuan kali dan puluhan kali dibagikan.

 

Kepala SDN 1 Suryawangi Sumiati S menegaskan tidak membenarkan kejadian itu. Maka dengan itu, dia mengimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan informasi yang beredar. Pihaknya menegaskan tidak ada pembulian yang terjadi, yang ada anak didik tersebut merupakan siswa broken home dan sering bertingkah aneh saat keinginannya tidak dipenuhi.

Baca Juga  Dewan Minta Pemkab Loteng Segera Ajukan Revisi Perda Pilkades

“Sebaiknya jangan cepat ditanggapi, langsung konfirmasi ke sekolah┬ájangan mendengar pihak yang mau provokasi,” tegasnya saat dikonfirmasi media.

Ditambahkan Wali Kelas 5 SDN 1 Suryawangi, Lalu Ayatul Humaini Eroplan membantah adanya tindakan bullying seperti yang dinarasikan dalam video tersebut. Dimana kejadian itu terjadi pada Sabtu (8/6/2024) setelah pulang sekolah.

Baca Juga  Ratusan Karyawan Bandara di Lombok Akan Mogok Kerja

“Kita pulangkan siswa Pukul 11.00 Wita karena ada persiapan ujian. Namun anak ini kembali lagi ke sekolah, biasa untuk bermain,” ceritanya.

Ayatul yang mengetahui kondisi siswi ini setelah mendapat pemberitahuan dari siswa lainnya. Kemudian pihak sekolah membawa siswi ini ke Pustu Desa Suryawangi, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Lombok Timur.

Selanjutnya, setelah mendapat pemeriksaan di rumah sakit, siswi itu disarankan untuk tetap di rumah sakit. Namun paman siswa meminta agar dipulangkan sehingga langsung dipulang.

Sementara, setibanya di rumah warga dan pihak keluarga mendatangi rumah siswi tersebut sembari mempertanyakan peristiwa sebenarnya.

Baca Juga  Rokok Illegal Marak di Lombok, Negara Rugi 3,2 Miliar

“Karena alasan ke amanan dan meredam kondisi masyarakat, akhirnya dibawa kembali ke rumah sakit,” ceritanya.

 

Disamping itu, siswi ini saat kejadian sebutnya ditemukan dalam keadaan terlentang dan lemas. Sebab, lantaran siswi tersebut belum sarapan.

“Tidak pingsan, dalam kondisi lemas. Tidak ada pemukulan,” tegasnya.

Diketahui, siswi SD ini anak dari pasangan inisial S (bapak) dan inisial H (ibu). Dimana keduannya sedang bekerja sebagai PMI di Malasyia. Anak tersebut tinggal dan dirawat oleh neneknya.(fen)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok.id merupakan salah satu media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok.id selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.