Habiskan 2,8 Miliar, Pj Bupati Lotim Beberkan Kelebihan Mall Pelayanan Publik

oleh -2522 Dilihat
FOTO FENDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Seorang warga tengah menerima pelayanan BPJS Ketenagakerjaan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Lombok Timur, Senin (1/7/2024).

 

LOMBOK – Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lombok Timur menghabiskan anggaran sebesar Rp. 2,8 miliar sumber dari APBD 2024. Rincian peruntukan anggaran ini, Rp. 1,8 miliar untuk penyiapan tempat dan rehabilitasi bangunan gedung yang sebelumnya eks gedung Inspektorat.

Sementara sisa anggaran Rp. 1 miliar diperuntukan sebagai pemenuhan dukungan perangkat di gedung yang kini disulap menjadi MPP.

Pj Bupati Lombok Timur, Juaini Taofik menyampaikan MPP itu sebagai sarana mempermudah pelayanan di tengah masyarakat. Menurut dia, pelayanan yang baik akan mendorong pengakuan masyarakat terhadap pemerintah.

Baca Juga  Amankan Lima Pasangan Tidak Sah, Anak Bawah Umur Hingga Enam PSK di Praya

“Siapa yang kuat melayani akan diakui dan dianggap hebat oleh masyarakat,” katanya pada peresmian Mall Pelayanan Publik di Selong, Senin (1/7/2024).

Dibeberkan Pj Bupati, MPP sendiri menyediakan berbagai gerai pelayanan yang bersifat administratif, mulai dari Adminduk, BPJS Tenaga kerja, BPJS Kesehatan, Samsat, gerai Pajak PBB, hingga Bank NTB Syariah.

Baca Juga  Komisi IV Turun Cek Kondisi SDN 1 Sengkol

Selain itu juga sisi lain ada gerai produk lokal seperti, produk tenun Desa Peringgasela, Desa Loyok, dan desa lain di Lombok Timur.

“Sistem onlinenya agar segera dipikirkan, agar anak muda yang suka dengan dunia online bisa menjajankan produknya di sini,” sentilnya.

Menurut Pj Bupati, warga Lombok Timur banyak yang kreatif sehingga pelayanan produk yang bersifat online perlu didorong, terlebih dengan perkembangan dan kemajuan zaman yang serba online saat ini.

Baca Juga  Tagih Insentif, Kader Posyandu Terlibat Adu Mulut dengan Kades Marong

Pj Bupati berharap agar MPP ini bisa segera ramai. Sebab, semakin ramai tempat tersebut akan menjadi barometer kepuasan masyarakat terhadap pelayanan.

“Ini agar dapat mempermudah masyarakat yang awalnya muter-muter untuk pelayanan tapi sekarang OPD yang keliling,” katanya.(fen)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.