LOMBOK – Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Lombok Timur menghabiskan anggaran sebesar Rp. 2,8 miliar sumber dari APBD 2024. Rincian peruntukan anggaran ini, Rp. 1,8 miliar untuk penyiapan tempat dan rehabilitasi bangunan gedung yang sebelumnya eks gedung Inspektorat.
Sementara sisa anggaran Rp. 1 miliar diperuntukan sebagai pemenuhan dukungan perangkat di gedung yang kini disulap menjadi MPP.
Pj Bupati Lombok Timur, Juaini Taofik menyampaikan MPP itu sebagai sarana mempermudah pelayanan di tengah masyarakat. Menurut dia, pelayanan yang baik akan mendorong pengakuan masyarakat terhadap pemerintah.
“Siapa yang kuat melayani akan diakui dan dianggap hebat oleh masyarakat,” katanya pada peresmian Mall Pelayanan Publik di Selong, Senin (1/7/2024).
Dibeberkan Pj Bupati, MPP sendiri menyediakan berbagai gerai pelayanan yang bersifat administratif, mulai dari Adminduk, BPJS Tenaga kerja, BPJS Kesehatan, Samsat, gerai Pajak PBB, hingga Bank NTB Syariah.
Selain itu juga sisi lain ada gerai produk lokal seperti, produk tenun Desa Peringgasela, Desa Loyok, dan desa lain di Lombok Timur.
“Sistem onlinenya agar segera dipikirkan, agar anak muda yang suka dengan dunia online bisa menjajankan produknya di sini,” sentilnya.
Menurut Pj Bupati, warga Lombok Timur banyak yang kreatif sehingga pelayanan produk yang bersifat online perlu didorong, terlebih dengan perkembangan dan kemajuan zaman yang serba online saat ini.
Pj Bupati berharap agar MPP ini bisa segera ramai. Sebab, semakin ramai tempat tersebut akan menjadi barometer kepuasan masyarakat terhadap pelayanan.
“Ini agar dapat mempermudah masyarakat yang awalnya muter-muter untuk pelayanan tapi sekarang OPD yang keliling,” katanya.(fen)





