Kesulitan Air, Petani Tembakau di Jerowaru Gunakan Es Batu

oleh -2973 Dilihat
FOTO DOK KORANLOMBOK.ID / Seorang petani tembakau di Dusun Batungapah, Desa Landah, Praya Timur menunjukan tanamannya yang rusak akibat terendam air hujan.

 

LOMBOK – Lagi ramai di media sosial aktivitas sejumlah petani tembakau di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur yang mengairi tanaman tembakau mereka menggunakan es batu. Cara ini dilakukan petani mengingat sulitnya memperoleh air di sana.

Meskipun demikian, Pj Bupati Lombok Timur Juaini Taoufik justru menyentil cara petani tembakau. Katanya, aktivitas petani seperti itu hanya ingin mencari perhatian. Pasalnya, dari segi biaya pasti lebih mahal dibandingkan menggunakan air.

“Pratek menggunakan es batu itu hanya mencari perhatian saja,” sentil Pj Bupati Lombok Timur di Gedung DPRD setempat, Selasa (2/7/2024).

Baca Juga  Gravel Sirkuit Mandalika Dikritik Pembalap, MGPA Menunggu Evaluasi Resmi FIM

Taoufik tidak memungkiri jika masalah suplay air pertanian khususnya tembakau di wilayah tersebut masih bermasalah. Hal ini lantaran masih adanya lahan petanian warga yang belum memiliki saluran irigasi yang memadai. Persoalan ini, kata dia, juga dipicu oleh geografis wilayah Kecamatan Jerowaru yang tadah hujan.

Selain itu, beberapa titik seperti Desa Pene, Kecamatan Jerowaru membutuhkan irigasi dari wilayah Lombok Tengah untuk bisa disuplay.

“Karena itu lintas kabupaten, wewenangnya ada di provinsi. Ini nanti saya sampaikan saat rapat bersama Pj Gubernur,” janjinya.

Baca Juga  Beberapa TPS Bakal Pemungutan Suara Ulang di Loteng

 

Sebelumnya, tokoh masyarakat Kecamatan Jerowaru, Muhrim membenarkan kondisi kesulitan air pertanian warga di Jerowaru. Pihaknya sempat melakukan pertemuan dengan BWS NT 1 NTB agar bisa diberikan akses air Bendungan Pandan Dure.

“Alhamdulillah sejak itu langsung sepakat dibuka dengan ukuran 1,8 ribu liter per kublik,” katanya.

Potensi lain yang diharapkan oleh para petani juga adanya perbaikan irigasi sepanjang 5 kilo meter (km). Dimana irigasi ini menjadi akses air dari Narmada dan Tibu Nangke yang dialiri melalui wilayah Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah menuju Kecamatan Jerowaru.

Baca Juga  Asrama Putra SMP Islam Darul Aminin NWDI Terbakar

Ia menyinggung para petani kembali mengairi tanaman tembakau menggunakan es balok (es batu, red). Sebab, ini cara memperlihatkan akibat dampak buruk infrastruktur irigasi di wilayah tersebut.

“Kami meminta pemerintah provinsi melalui Dinas PUPR Provinsi bersama BWS NT 1 NTB untuk bisa mengirimkan kami alat berat guna untuk membedah saluran irigasi yang sepanjang 5 km masih dangkal, sehingga ada akses singkat air mengalir dan bisa dibuka,” katanya.(fen)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.