Pemkab Lotim Tutup Mata, Usulan Damkarmat Diabaikan

oleh -1181 Dilihat
FOTO ISTIMEWA FOR KORANLOMBOK.ID / Sejumlah petugas Damkarmat Lombok Timur saat hendak melakukan penanganan kebakaran, belum lama ini.

LOMBOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur terkesan tutup mata dalam melihat keberadaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat). Bayangkan saja, soal kebutuhan dalam menjalankan tugas tak kunjung diperhatikan.

Selama ini, Damkarmat Lombok Timur mengaku masih kekurangan kendaraan pemadam. Saat ini ada tiga unit mobil pemadam yang standbay di dinas dan empat unit lainnya tersebar di post Damkar di Kecamatan Terara, Kecamatan Sambalia, Kecamata, Kecamatan Peringga dan Kecamatan Keruak.

“Sejak pisak dengan BPBD, Damkar belum pernah ada penambahan armada,” ungkap Kepala Bidang Penyelamatan Damkarmat Lombok Timur, Athar Jumaat, (6/9/2024).

Baca Juga  Inaq Dewi Diancam Akan Ditembak Oknum Kontraktor di Lombok, Polisi: Bukan Diancam

Athar menegaskan jika mengacu pada luas wilayah Kabupaten Lombok Timur, setidaknya kendaraan pemadam membutuhkan sebanyak 20 unit mobil. Jumlah ini diambil dari jarak tempuh untuk penanganan kebakaran yakni, 15 kilometer (km) harus ada satu unit mobil.

Disinggung biaya pengadaan mobil pemadam, ia menyebut harganya cukup malah tembus miliaran per unitnya. Kondisi ini juga selalu disampaikan agar nanti kedepannya Pemkab Lombok Timur bisa mengupayakan penambahan namun belum ada tanggapan.

Baca Juga  Ngamuk dan Cekik Leher Karyawan PT PNM di Bertais, Enam Pria Ditangkap Polisi

“Armada saja yang masih kurang, personel kita aman semoga ada perhatian nanti,” harapnya.

Pihaknya mencatat awal bulan September 2024, peristiwa kebakaran telah terjadi di beberapa titik. Di antaranya, Jumat (3/8/2024) kebakaran sebuah angkot di tengah Kota Selong. Sementara Sabtu (31/8/2024) sebuah rumah took (Ruko) di Dusun Bagek Anjar, Desa Wanasaba Lauk, Kecamatan Wanasaba milik H. Zaenunddin dan ini ludes terbakar dengan kerugian sebesar Rp 20 juta.

Baca Juga  Mengulas Legenda Putri Mandalika dari Kerajaan Sekar Kuning

Selanjutnya, Sabtu malam Bukit Anak Dara di Desa Sembalun Lawang Kecamatan Sembalun mengalami kebakaran hebat. Kemudian Senin malam (4/9) kandang kambing Amq Sihab warga Desa Masbagek Selatan, Kecamatan Masbagek ludes terbakar dan mengalami kerugian Rp 20 juta.

Kemudian Kamis (5/9/2024) Ruko milik Rusnan Dusun Bagek Longgek, Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba ludes terbakar dan mengalami kerugian Rp 200 juta.

“Maka itu pentingnya armada tambahan,” ceritanya.(fen)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.