LOMBOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur terkesan tutup mata dalam melihat keberadaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat). Bayangkan saja, soal kebutuhan dalam menjalankan tugas tak kunjung diperhatikan.
Selama ini, Damkarmat Lombok Timur mengaku masih kekurangan kendaraan pemadam. Saat ini ada tiga unit mobil pemadam yang standbay di dinas dan empat unit lainnya tersebar di post Damkar di Kecamatan Terara, Kecamatan Sambalia, Kecamata, Kecamatan Peringga dan Kecamatan Keruak.
“Sejak pisak dengan BPBD, Damkar belum pernah ada penambahan armada,” ungkap Kepala Bidang Penyelamatan Damkarmat Lombok Timur, Athar Jumaat, (6/9/2024).
Athar menegaskan jika mengacu pada luas wilayah Kabupaten Lombok Timur, setidaknya kendaraan pemadam membutuhkan sebanyak 20 unit mobil. Jumlah ini diambil dari jarak tempuh untuk penanganan kebakaran yakni, 15 kilometer (km) harus ada satu unit mobil.
Disinggung biaya pengadaan mobil pemadam, ia menyebut harganya cukup malah tembus miliaran per unitnya. Kondisi ini juga selalu disampaikan agar nanti kedepannya Pemkab Lombok Timur bisa mengupayakan penambahan namun belum ada tanggapan.
“Armada saja yang masih kurang, personel kita aman semoga ada perhatian nanti,” harapnya.
Pihaknya mencatat awal bulan September 2024, peristiwa kebakaran telah terjadi di beberapa titik. Di antaranya, Jumat (3/8/2024) kebakaran sebuah angkot di tengah Kota Selong. Sementara Sabtu (31/8/2024) sebuah rumah took (Ruko) di Dusun Bagek Anjar, Desa Wanasaba Lauk, Kecamatan Wanasaba milik H. Zaenunddin dan ini ludes terbakar dengan kerugian sebesar Rp 20 juta.
Selanjutnya, Sabtu malam Bukit Anak Dara di Desa Sembalun Lawang Kecamatan Sembalun mengalami kebakaran hebat. Kemudian Senin malam (4/9) kandang kambing Amq Sihab warga Desa Masbagek Selatan, Kecamatan Masbagek ludes terbakar dan mengalami kerugian Rp 20 juta.
Kemudian Kamis (5/9/2024) Ruko milik Rusnan Dusun Bagek Longgek, Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba ludes terbakar dan mengalami kerugian Rp 200 juta.
“Maka itu pentingnya armada tambahan,” ceritanya.(fen)