Sempat Bermasalah, KPU Lombok Timur Tetap Gunakan Sirekap

oleh -1034 Dilihat
FOTO FENDI JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Kepala Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Lombok Timur (Suriadi)

LOMBOK – Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) bakal tetap digunakan di Pilkada 2024. Kendati diketahui aplikasi ini sempat menimbulkan gejolak disebabkan beda hasil antara C hasil pada Pemilu 2024.

Kepala Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Lombok Timur Suriadi mengklaim aplikasi Sirekap telah dilakukan perbaikan. Katanya, ada perbedaan jumlah di aplikasi dengan C hasil termasuk dipengaruhi tidak adanya menu edit ketika KPPS sudah mengirim data. Maka kondisi itu dipastikan tidak dibaca sistem secara akurat.

Baca Juga  Pemimpin Tak Boleh ‘Tong Kosong’, Pentas Teater Dimainkan Bengkel Aktor Mataram

“Ada beberapa fitur yang diperbaiki, salah satunya adala menu edit, sehingga kalau tidak sesuai dengan C hasil maka bisa langsung dikoreksi atau disesuaikan dengan model C hasil,” tegasnya Kamis, (10/10/2024).

Dijelaskannya, kendali telah dilakukan perbaikan, Sirekap tetap berfungsi sebagai alat bantu dalam proses penggitungan perolehan suara. Sehingga pergerakan informasi dapat di saksikan oleh publik secara transparan.

Baca Juga  Bawaslu Temukan 32 Kampanye Tanpa STTP, Jika Diulangi Bakal Dibubarkan

“Basisnya itu tetap C Hasil di TPS, aplikasi ini sebagai alat bantu,” tuturnya.

Ia menerangkan sudah mengikuti bimbingan teknis terkait penggunaan aplikasi tersebut. Dengan demikian pihaknya menegaskan Sirekap dapat digunakan dengan baik dan akan berjalan lebih baik dari Pemilu kemarin.

Baca Juga  Otsuka Gandeng Kemenkes Gelar Workshop

“Sirekap akan dipakai kembali di Pilkada serentak,” tegasnya.(fen)

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.