Bupati Pathul Dipermainkan, Pelayanan Haji Paling Buruk

oleh -1451 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri saat menerima kedatangan Kepala Kemenag Loteng di Asrama Haji Mataram.

 

 

LOMBOK –  Keberangkatan Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri untuk melaksanakan ibadah haji sebagai petuas haji daerah lagi – lagi tertunda. Padahal sebelumnya Pathul terjadwal dalam kelompok terbang (Kloter) 6 yang hari ini dilepas di Masjid Agung, Rabu (7/5/2025).

Video Bupati Pathul yang beredar langsung menghubungi seseorang perwakilan dari Kanwil Kemenag NTB terkait penundaan pemberangkatan dirinya, padahal terdaftar dalam manifest jamaah kloter 6 sejak beberapa hari lalu.

 

“Manifest saya sudah keluar dari beberapa hari lalu kok tiba-tiba dipindah di kloter 8 dan saya tidak tau, ada apa ini?,” kata bupati dalam video yang beredar.

Baca Juga  114 Orang Warga ‘Disumpah’ dengan Minum Aiq Nyatoq di Atas Kuburan

 

 

Terpisah, Kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Tengah,  Nasrullah menegaskan bupati dialihkan ke kloter 8 yang akan dilepas pada Jumat, (9/5/2025) dan akan diterbangkan ke Arab Saudi, Sabtu.

 

Nasrullah mengakui adanya misskomunikasi antara pihaknya dan Pemkab Lombok Tengah, karena pihaknya baru diberitahu soal perubahan jadwal keberangkatan tadi malam sekitar pukul 03.00 WITA pagi. Nantinya Bupati Pathul akan masuk dalam kloter gabungan bersama calon jemaah haji asal Sumbawa dan Bima.

Baca Juga  Pekerja Proyek Ancam Bongkar Material Wisata Danau Biru

 

“Karena itu sudah terlalu malam kita memberikan informasinya melalui Kabag Kesra, kita informasikan agar Pak Kabag Kesra menyampaikan informasi ini ke Pak Bupati tapi rupanyabada miss dan tidak disampaikan,” ungkapnya kepada media selepas pelepasan jemaah calon haji.

 

“Saya sampaikan kepada Wakil Bupati apakah akan hadir (bupati, red) dalam pelepasan atau tidak namun dijawab akan hadir dan melepas jemaah,” sambungnya.

 

Sedangkan alasan dipindahkannya jadwal keberangkatan Bupati Pathul, Nasrullah tidak mengetahui secara pasti karena kewenangan tersebut ranah dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementarian Agama NTB.

Baca Juga  Bupati Loteng Terima Penghargaan TOP Pembina BUMD Awards 2026

Pihaknya di Kemenag selalu bekoordinasi dengan Kanwil Kemenag NTB dalam mendata, menverifikasi dan memproses calon jamaah haji yang telah pasti masuk dalam kuota tahun ini.

 

“Proses pertama kita memverifikasi pendataan di kantor, kemudian kita minta jemaah melakukan cek kesehatan untuk keterangan istito’ah dari Dinas Kesehatan atau dolter kemudian berhak pelunasan dan pembuatan passport dan setelah itu kita membuat berapa daftar manifest perkloter,” tegasnya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.