LOMBOK – Kepala Kantor Haji dan Umrah Lombok Tengah, Lalu Syamsul Hadi menegaskan jika tahapan persiapan pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) diklaim hampir 100 persen tuntas. Sekarang tinggal pembagian koper untuk jamaah yang tergabung dalam kloter II.
Katanya, di tengah situasi perang berlangsung di Timur Tengah Iran melawan AS dan Israel. Dipastikan semua rencana keberangkatan jamaah calon haji masih seperti awal dan tidak ada perubahan.
“Belum ada dampak sesuai informasi Kementerian Haji RI,” terangnya kepada media, Selasa 7 April 2026.
Dibeberkannya, total jamaah calon haji asal Lombok Tengah akan berangkat 1.174 orang jumlah ini lebih banyak daripada tahun 2025. Sementara usia jamaah paling tua berusia 90 tahun asal Kecamatan Jonggat dan termuda berusia 17 tahun dari Kecamatan Kopang.
Dijelaskannya, seseluruhan jamaah telah dibagi dalam empat kloter yang rinciannya dua merupakan kloter utuh dan dua kloter lainnya campuran dengan jamaah asal daerah lain.
Kemudian untuk jadwal keberangkatan masing – masing kloter yakni, Kloter 02 masuk embarkasi pada tanggal 22 April dan terbang langsung menuju Madinah pada, 23 April 2026.
Selanjutnya untuk jamaah yang tergabung dalam Kloter 07 akan masuk embarkasi pada 29 April dan 30 April 2026 terbang langsung menuju Madinah.
Kloter 12 yang merupakan kloter campuran dengan jamaah asal Lombok Timur akan masuk ke embarkasi pada tanggal 6 Mei dan langsung berangkat pada tanggal 7 Mei 2026 menuju Jeddah. Terakhir kloter 15 akan masuk embarkasi pada 9 Mei dan berangkat menuju Arab Saudi pada tanggal 10 Mei 2026 menuju Jeddah.
“Tetap pelepasan insyaallah akan kita lakukan semua kloter di Halaman Masjid Agung, Insyaallah semua berjalan dengan baik termasuk visa sudah selesai semua, kemudian untuk kartu nusuk akan dibagikan ke embarkasi termasuk living cost sebesar 750 riyal,” bebernya.
Untuk tes kesehatan setiap jamaah sudah dilakukan dan tinggal menunggu kesiapan jamaah untuk berangkat. Pihak Kementerian Haji telah menyiagakan tim yang selalu melakukan monitoring terhadap kesehatan jamaah, sementara untuk petugas pendamping saat ibadah haji telah disiapkan.
“Kalau petugas kita juga ada tujuh orang, tiga orang sebagai pembimbing ibadah dan empat menjadi pemimpin kloter,” pungkasnya.(nis)





