LOMBOK — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan meluncurkan Koperasi Desa Merah Putih Syariah. Peluncuran ini akan dilaksanakan, Senin (21/7/2025).
Untuk di Provinsi NTB terdapat dua desa yang dijadikan percontohan. Desa Bilelando, Kecamatan Praya Timur dan Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat.
Asisten II Sekretariat Daerah Lombok Tengah H. Lendek Jayadi mengatakan bahwa rapat multi sektor telah digelar bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dalam rangka memastikan kesiapan peluncuran koperasi desa tersebut.
“Launching ini akan dilaksanakan secara hybrid oleh Presiden pada Senin, 21 Juli 2025. Desa Bilelando menjadi salah satu dari dua desa di NTB yang terpilih sebagai lokasi percontohan nasional,” ungkap Lendek Jayadi di gedung Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (17/7/2025).
Lendek menjelaskan, selain Desa Bilelando di Lombok Tengah, Desa Kekeri di Lombok Barat terdapat juga 111 desa yang menjadi target koperasi percontohan nasional.
“Bilelando akan disebut langsung oleh Presiden dan Bupati pada acara launching nanti. Ini adalah bentuk apresiasi atas progres yang telah ditunjukkan desa tersebut,” terangnya.
Dikatakan Lendek, pemilihan Desa Bilelando tidak lepas dari komitmen dan kinerja masyarakat serta pemerintah desa dalam membentuk koperasi secara partisipatif. Mulai dari musyawarah desa khusus (Musdessus) yang berjalan lancar, pemilihan pengurus secara demokratis, hingga penyusunan rencana aksi yang sesuai petunjuk teknis.
“Koordinasi antara kepala desa dengan mitra, termasuk BUMD dan BUMN yang telah menjalin MoU dengan koperasi, juga menjadi nilai tambah tersendiri,” katanya.
Dia menambahkan, sektor unggulan desa akan dipaparkan secara lebih rinci oleh dinas teknis terkait. Namun secara umum, kemajuan persiapan, penguatan kemitraan, dan identifikasi faktor-faktor produksi unggulan menjadi alasan tiga kementerian yaitu Kementerian Koperasi dan Pangan, Kementerian Pertanian, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan Bilelando sebagai lokasi peluncuran.
“Ini bukan kehendak sepihak, tapi hasil dari semangat kolektif yang sudah terbangun dari desa hingga pemerintah daerah. Inilah yang dilihat pusat sehingga Desa Bilelando ditetapkan sebagai lokasi peluncuran nasional,” tutupnya.(hil)





