Pikap Angkut Rombongan Buruh Tani Kecelakaan, Satu Meninggal Dunia

oleh -1996 Dilihat
FOTO ISTIMEWA / Anggota Lakalantas Polres Lombok Tengah saat melakukan olah tempat kejadian perkara di jalan raya Desa Sengkerang, Praya Timur, Lombok Tengah.

 

 

LOMBOK – Sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max DR 8474 AI yang mengangkut delapan orang buruh tani asal Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah mengalami kecelakaan di jalan raya Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Selasa (29/7/2025) Pukul 13.00 Wita. Atas kejadian itu, satu orang meninggal dunia. Sementara tujuh buruh tani lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.

 

Kepala Desa Lelong, Edi Sanjaya membenarkan peristiwa naas tersebut. Katanya, dari insiden itu satu warganya dari Dusun Embung Belek meninggal dunia.

“Ini buruh tani dari satu dusun, yang meninggal dunia ini pria. Kami belum dapatkan informasi lengkap sementara ini, tadi saya sudah ke puskesmas juga,” ungkapnya saat dikonfirmasi Koranlombok.id, Selasa malam.

Baca Juga  Nasib Guru Honorer, Dewan Ahmad Minta Dikbud Bertanggung Jawab

Kades menyampaikan, sekarang para korban masih dirawat di Puskesmas Batunyala, RS Mandalika dan RSUD Praya.

“Kami belum tahu secara pasti kronologi. Tapi informasi kami terima, buruh tani warga kami ini akan Desa Semoyang ada pekerjaan di lahan tembakau,” ceritanya.

 

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lombok Tengah AKP Puteh Rinaldi mengatakan jika kasus kecelakaan ini sekarang telah ditangani pihaknya.

Puteh menyebutkan, adapun identitas pengemudi Daihatsu Grand Max DR 8474 AI Ibnu Sulaiman, 30 tahun warga Dusun Bolang, Desa Semoyang, Kecamatan Praya. Pengemudi saat kejadian membawa delapan orang penumpang.

Baca Juga  Minim Buruh, Dewan Tarip Minta Pemkab Berikan Mesin Panen Padi

 

Adapun identitasnya para korban atau penumpang. Wahid, 15 tahun, M. Subayin, 29 tahun, Inaq Sukirman Fauzi, 45 tahun, Raodah, 45 tahun, Nuraini, 28 tahun, Seniati, 45 tahun, Izin, 50 tahun dan Sainah, 45 tahun. Mereka semua dari satu yakni, Dusun Embung Belek, Desa Lelong, Kecamatan Praya Tengah.

“Yang meninggal dunia atas nama Izin usia 50 tahun,” katanya dalam rilis resmi diterima Koranlombok.id.

 

Kasat Lantas membeberkan kronologi kejadian. Dimana kendaraan pikap Daihatsu Grand Max DR 8474 AI yang dikemudikan oleh Ibnu Sulaiman dengan memuat delapan orang penumpang datang dari arah timur menuju ke barat. Sampai di tempat kejadian, pengemudi tidak dapat mengendalikan kendaraanya sehingga oleng ke kiri dan kembali oleng ke kanan langsung menabrak kendaraan Daihatsu Grand Max Station DR 8186 BE yang tengah parkir.

Baca Juga  Pathul Siapkan 50 Miliar untuk Tuntaskan Pembangunan Masjid Agung

Daihatsu Grand Max Station ini, dikemudikan oleh Ahsani Takwim. Namun saat kejadian, mobil Daihatsu Grand Max Station sedang parkir di bahu jalan sebelah utara jalan.

“Atas nama korban Izin awalnya sempat dirawat di Puskesmas Batunyala namun nyawa tidak bisa tertolongkan,” kata Kasat.(red/nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.