LOMBOK – Sejumlah penonton MotoGP 2025 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika banyak jadi korban. Mereka membeli stiker parkir VIP dan id card palsu dari oknum tidak bertanggungjawab.
Direktur MGPA, Priandhi Satria mengaku telah mendengar soal kejadian itu. Namun ia tak menemukan fisiknya.
Selain itu pihaknya juga belum menerima laporan resmi dari pihak kepolisian soal adanya pemalsuan stiker parkir VIP. Termasuk orang yang menjadi korban penipuan.
“Kalau ada sangat disayangkan ya, saya dengar nggak cuma stiker tapi juga id ya yang dijual. Ini jadi review kami tahun depan agar tidak dipalsukan” tegasnya kepada media di Mataram, Selasa 7 Oktober 2025.
Dampak dari stiker palsu itu, membuat kemacetan yang tidak seharusnya terjadi selama event. Sedangkan tempat parkir VIP hanya untuk 200 mobil, sehingga jika ada stiker palsu yang lebih maka mobil yang akan keluar ataupun masuk menjadi tertahan.
Stiker parkir itu, kata dia, memang dikeluarkan resmi oleh pihak MGPA dan ITDC. Ini diberikan kepada yang berhak diberikan dan tidak diperjual belikan.
“Kita tidak memperjual belikan, jadi misalnya kalau ada rombongan 200 orang menggunakan tiga bus kita berikan. Kemudian jika ada yang beli satuan per sepuluh orang maka kita berikan satu stiker,” terangnya.
Kendati stiker palsu itu mirip dengan yang asli, menurut informasi yang didapatnya hologram stiker palsu hanya menunjukan warna merah muda jika dilihat dari sisi lain. Sedangkan asli menunjukan warna yang lebih.
“Saya belum lihat, ada teman-teman yang sudah lihat dan hologramnya hanya berwarna pink sedangkan yang asli multicolor,” pungkasnya.(nis)





