Cerita Muhibban dari Aksi Ngamuk di Markas Tukang Tagih Kendaraan

oleh -1473 Dilihat

 

 

 

LOMBOK – Anggota DPRD Provinsi NTB, Lalu Muhibban menceritakan awal mula dirinya ngamuk di kantor PT Lombok Nusantara Indonesia di Mantang, Lombok Tengah, Jumat 17 Oktober 2025.

Dari wawancara dengan jurnalis Koranlombok.id, Muhibban membantah jika orangnya yang melakukan aksi penyerangan menggunakan parang di markas tukang cabut sekitar 15.15 Wita. Politisi PKB ini mengaku jika dua orang dalam video yang ngamuk di dalam kantor debt collector itu pihaknya tidak kenal.

Baca Juga  Tidak Ditemukan Perusahaan Bandel di Kota Mataram

“Saya tidak tau itu, dan bukan satu mobil dengan saya,” tegasnya, Selasa 21 Oktober 2025.

Cerita Muhibban, saat di dalam kantor Lombok Nusantara Indonesia pihaknya berkomunikasi baik-baik. Termasuk mencari tahu cerita kenapa mobil warganya dirampas. Termasuk ia menanyakan berapa utang belum diselesikan.

Baca Juga  Mayoritas Desa Menolak Koperasi Merah Putih di Indonesia, Banyak Labrak Aturan

“Tapi pihak LNI terus menanyaan siapa bapak, saya tanya berapa utangnya, informasi saya dapat sekitar 30 juta. Nah tiba-tiba di belakang (depan kantor, red) ribut sampai masuk ke dalam bawa parang dan bambu, di situ baru saya ikut marah,” ceritanya.

Baca Juga  Kemenag Berikan Dana Insentif 210 Ribu Guru Honorer di Indonesia

Muhibban yakin jika dirinya tidak keluar, pihaknya tidak tahu apa yang akan terjadi di dalam. Sebab, orang-orang yang ngamuk ini juga tidak mengetahui dirinya bertujuan membahas soal mobil yang dirampas.

 

Video Wawancara :

 

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.