LOMBOK – Hujan lebat yang mengguyur Lombok Tengah pada Minggu, 9 November 2025 Pukul 10.00 sampai 12.45 Wita menyebabkan genangan air di mana-mana. Pantauan Koranlombok.id, genangan air ditemukan di simpang empat Kodim 1620 Lombok Tengah, Jalan Sultan Hasanuddin. Depan Kantor Samsat Praya Jalan Sukarno Hatta dan kompleks pertokoaan Praya Jalan Jendral Sudirman Praya.
Di sejumlah lokasi genangan air ditemukan beberapa kendaraan roda dua mogok. Ada juga yang terpaksa putar balik, baik kendaraan roda dua hingga roda empat.
“Setiap hujan lebat pasti begini di jalur pertokoaan,” ungkap Bagong salah satu petugas parkir.
Cerita Bagong, apalagi saat hujan lebat berjam-jami bisa menyebabkan kendaraan roda empat banyak memilih tidak melintas di genangan air.
“Kalau tahun lalu mobil juga ada yang mati mesin di tengah genangan. Bagaimana tidak banjir kan lubang pembuangan air kecil ukuran paha saya mungkin,” tuturnya.
Sementara simpang empat Kodim 1620 Lombok Tengah juga sama. Herannya warga padahal jalur ini setiap hari dilalui pejabat Lombok Tengah ke kantor bupati.
“Ini masalah lama yang dibiarkan sama pemerintah,” kata Kurniawan warga Lingkungan Handayani, Leneng, Praya.
Dikatakan Wawan, pihaknya juga bingung dengan karena tidak ada sikap yang serius dari pemerintah daerah. Sepengetahun dia, dulu pihak dari Dinas PUPR sempat menambal jalan yang berlubang saja. Sementara penyebab banjir tidak ditangani.
“Kasian daerah kita ini, dan ini Kota Lombok Tengah,” katanya dengan nada kesal.
Wawan menduga jika penyebab adanya genangan air di beberapa tempat disebabkan drainase kota yang buruk, sehingga air tidak bisa mengalir dengan cepat.
Sampai berita ini ditayangkan, pihak Dinas PUPR, Perkim belum bisa dikonfirmasi. Beberapa kali ditelpon tidak bisa.(red)





