Respons Sungkul Setelah Digeser Menjadi Staf Ahli Bupati

oleh -899 Dilihat
FOTO ANIS PRABOWO JURNALIS KORANLOMBOK.ID / Lalu Sungkul

 

 

LOMBOK – Mantan Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lalu Sungkul merespons keputusan Pathul-Nursiah yang menggeser posisi dirinya menjadi staf ahli bupati bidang pemerintahan, hukum dan politik pada mutasi digelar Ballroom Kantor Bupati, pada Selasa malam 20 Januari 2026.

 

Dikatakan Sungkul, semoga ia bisa menjadi mentor bagi Bupati Pathul, termasuk dalam memberikan masukan soal pengalaman dirinya selama bekerja dan melayani masyarakat.

 

“Kita kan hanya memberikan sumbangan pemikiran kepada pak bupati,” katanya.

 

Sungkul secara pribadi pada prinsipnya menerima dimana saja ditempatkan bertugas sebagai ASN, menurut dia jabatan yang saat ini diembannya tak berbeda dengan jabatan sebelumnya sebagai Kepala Dinas Pariwisata karena dirinya pelaku pariwisata.

Baca Juga  Disnakertrans Lombok Tengah Belum Rumuskan Kenaikan UMK 2024

 

Jabatan sebagai staf ahli bupati, kata Sungkul, selevel dengan jabatan sebelumnya. Justru menurutnya ini cakupan kerjanya lebih luas, sedangkan soal level jabatan tak berbeda yakni sama – sama pada tingkat Eselon II.

 

“Karena saya pelaku pariwisata tanpa saya di sana tetap menjadi orang pariwisata, jadi nggak harus jadi kepala dinas. Nah menjadi staf bupati ini saya syukuri, namanya juga staf ahli bisa saja hal – hal yang lebih prinsip bisa saya berikan sumbangan pemikiran kepada pak bupati dan itupun bisa saja tidak diterima,” katanya.

 

Katanya, regulasi yang perlu dievaluasi oleh Pemda ia pelajari selaku staf ahli. Termasuk soal pembentukan Perda atau regulasi lainnya oleh Pemda untuk di bidang pariwisata terlebih soal investasi.

Baca Juga  Selfie Berujung Maut, Gadis 20 Tahun Tewas di Pantai Semeti

Sungkul tidak pernah memilih jabatan tersebut karena itu merupakan hak dari bupati dan tim penilai. Sebelum mutasi, ia juga mengatakan tak mengikuti test apapun, lebih lanjut dirinya menanggapi mutasi kali ini sebagai penyegaran organisasi dan dirinya bersyukur ditempatkan pada posisi saat ini.

 

Selain Sungkul, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah, Irman juga dimutasi sebagai staf ahli bupati bidang perekonomian dan pembangunan.

Lalu Herdan yang sebelumnya Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfotik).

 

Berikutnya, Lalu Muliawan dari Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menjadi Asisten I Setda. Tri Widiastuti dari Staf Ahli menjadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Lombok Tengah. Kemudian, Lalu Rinjani menjadi Asisten II yang semula menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lombok Tengah.

Baca Juga  Kebakaran di Gili, Pemprov NTB Ajukan Mesin Pompa Air Apung

 

Sementara, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri pada saat sesi wawancara tidak terlalu panjang lebar bicara terhadap banyak kekosongan jabatan pasca mutasi.

“Insyaallah akan dilakukan dalam waktu dekat,” katanya

Sedangkan soal alasan Lalu Sungkul dijadikan staf ahli bupati, Pathul tidak mengatakan apapun. Bupati berdalih dalam manajemen talenta ASN tidak boleh meminta jabatan pada posisi tertentu.

“Nah itu yang tidak boleh,” singkatnya.(nis)

 

Tentang Penulis: Redaksi Koranlombok

Gambar Gravatar
Koranlombok media online dari Provinsi Nusa Tenggara Barat. Koranlombok selalu menayangkan berita Penting, Unik dan Menarik untuk dibaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.